https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tradisi Unik Lima Negara Non-Muslim Rayakan Lebaran

Redaksi | Minggu, 24/05/2020 13:05 WIB



Ternyata suasana perayaan lebaran  tak hanya dirasakan oleh masyarakat di negeri mayoritas muslim saja melainkan beberapa negara non-muslim juga punya cara sendiri merayakannya. Ucapan selamat lebaran.

Jakarta - Hari raya Idul Fitri merupakan saat yang paling membahagiakan bagi umat Muslim di dunia lantaran hari itu seluruh umat Islam akan merayakan kemenangan setelah berjuang selama sebulan lamanya. Beberapa di antaranya biasanya merayakannya dengan kegiatan-kegiatan unik, atau pun dengan menyediakan hidangan-hidangan khusus lebaran.

Namun ternyata suasana lebaran tersebut tak hanya dirasakan oleh masyarakat di negeri mayoritas muslim saja. Pasalnya, beberapa negara berikut, yang dianggap  merupakan negara yang mayoritas non-muslim juga memiliki tradisi unik menyambut datangnya hari lebaran :

Cina
Di Cina ada dua wilayah yang memiliki penduduk dengan mayoritas beragama Islam yakni kota Yunnan dan Xinjiang. Setiap Lebaran tiba penduduk di sana memiliki tradisi yang unik, yakni berkunjung dan membersihkan makam leluhur atau tokoh muslim setempat. Setiap Idul Fitri para pria muslim di Cina biasanya akan menggunakan jas dan kopiah putih sementara wanita menggunakan baju hangat dan kerudung, kebiasaan lain yang kerap dilakukan adalah berkunjung ke rumah sanak saudara.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas
Rusia
Islam adalah agama dengan jumlah pengikut terbesar kedua di Rusia, setidaknya ada sekitar  14,5 juta muslim di Rusia. Di negara bagian yang mayoritasnya beragama muslim maka disana Lebaran akan dijadikan libur nasional, setelah melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di pagi hari, biasanya umat Islam di Rusia akan mengadakan perayaan di rumah mereka selama tiga hari berturut-turut. Santapan yang biasa dihidangkan berbahan dasar daging kambing seta beberapa jenis salad dan sup.

Jepang
Setiap Lebaran tiba di negari matahari terbit Jepang, biasanya umat muslim di sana merayakan Lebaran di sekitar masjid di Tokyo, masjid terbesar di Tokyo adalah masjid camii. Di sana usai melaksanakan sholat Ied panitia akan membangun tenda-tenda kecil yang menyajikan beragam makanan yang lezat.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik
Australia 
Meskipun menjadi minoritas, umat Islam di Australia diberikan kebebasan untuk merayakan Idul Fitri di Australia, setiap Lebaran tiba, pemerintah memberikan kebebasan umat muslim untuk menggunakan jalan sholat Ied di jalan umum, tidak hanya itu banyak juga perusahaan di Australia yang mengijinkan karyawannya untuk libut ketika Hari Raya Idul Fitri.

Amerika Serikat
Peryaan Idul Fitri di Amerika Serikat diawali dengan shalat berjamaah di Islamic Center, taman terbuka atau ruang pertemuan. Setelah itu umat muslim di sana akan berkunjung ke rumah saudara atau ke tempat public seperti ruang pertemuan atau masjid untuk berkumpul bersama muslim lainnya.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Lebaran Muslim China Amerika Serikat Tradisi

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777