https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mensos Tegaskan Tata Kelola Bansos Harus Berbasis Data Tunggal Terverifikasi

Agus Mughni | Kamis, 24/07/2025 13:44 WIB



Pentingnya data tunggal terverivikasi ini ditegaskan Mensos Gus Ipul merujuk pada temuan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang menyebut sekitar 45 persen bansos tidak tepat sasaran. Tak hanya itu, lebih dari 600.000 penerima bansos terindikasi menggunakan dana bansos untuk judi online. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam pertemuan dengan delapan bupati dan wali kota dari berbagai daerah, yang juga dihadiri Wakil Mensos Agus Jabo Priyono, di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (Foto: Kemensos)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya tata kelola bantuan sosial (bansos) berbasis data tunggal yang terverifikasi untuk menjamin akurasi penyaluran bansos.

Hal tersebut disampaikan Mensos yang biasa disapa Gus Ipul itu dalam pertemuan dengan delapan bupati dan wali kota dari berbagai daerah, yang juga dihadiri Wakil Mensos Agus Jabo Priyono, di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (23/7/2025).

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti perlunya sinergi pusat dan daerah untuk memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Diminta oleh Presiden kita mulai dari data dulu, sebelum ngomong-ngomong yang lain ini, yang penting data dulu,” ujar Gus Ipul.

Baca juga :
Prabowo Tinjau Langung KDMP di Nganjuk

Pentingnya data tunggal terverivikasi ini ditegaskan Gus Ipul merujuk pada temuan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang menyebut sekitar 45 persen bansos tidak tepat sasaran. Tak hanya itu, lebih dari 600.000 penerima bansos terindikasi menggunakan dana bansos untuk judi online.

Menurutnya, fakta tersebut mempertegas pentingnya penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan seluruh intervensi sosial.

Baca juga :
Prabowo Naik Traktor saat Panen Raya Jagung di Tuban

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul juga memaparkan strategi pengentasan kemiskinan melalui pembangunan Sekolah Rakyat. “Namanya Sekolah Rakyat, tapi fasilitasnya setara sekolah unggulan. Ini yang disebut memuliakan orang miskin,” katanya dalam keterangan tertulis Kemensos.

Kemensos, menurut Gus Ipul, juga mendorong pelibatan aktif masyarakat melalui fitur usul-sanggah di aplikasi Cek Bansos. Mekanisme ini memungkinkan warga mengoreksi penerima bansos yang tidak layak atau mengusulkan nama-nama yang selama ini luput.

Baca juga :
Prabowo Minta TNI dan Polri Berbenah: Tidak Boleh Becking Macam-macam

Namun ia menekankan bahwa Dinas Sosial tetap menjadi gerbang verifikasi terakhir. “Kalau Kadinsos-nya minder, Bupati dan Wali Kota tidak akan percaya. Sekarang Kadinsos harus tampil gagah dan aktif memperbarui data,” ujarnya.

Pertemuan juga membahas alokasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Gus Ipul mengungkapkan pemerintah tengah menata ulang distribusi PBI agar lebih adil. Kuota dialokasikan berdasarkan proporsi penduduk miskin di setiap daerah.

Di akhir pertemuan, Gus Ipul menekankan bahwa seluruh pendekatan Kemensos kini diarahkan untuk menjangkau kelompok paling lemah dan terpinggirkan. “Arahan presiden seperti itu. Kita muliakan mereka. Sebagai simbolnya ya rumah singgah yang bagus, yang bersih,” kata Gus Ipul menekankan agar kepala daerah dapat membuat rumah singgah berbasis residensial. 

Sementara itu, delapan kepala daerah yang hadir yaitu Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Bupati Kaimana Hasan Ahmad, Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, Bupati Jayawijaya Antenius Murib, Bupati Nias Eliyunus Waruwu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, dan Bupati Tapanuli Utara Jonius T P Hutabarat. 

Mereka menyampaikan kesiapannya menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat permanen. Sebagian lainnya mengusulkan skema rintisan dengan memanfaatkan sekolah-sekolah yang nyaris kosong atau tidak lagi aktif.

“Bagi kabupaten atau kota yang jauh dari akses kendali provinsi yang berada di pulau-pulau. Ini (Sekolah Rakyat) sangat kita butuhkan di sana dengan fasilitas yang begitu bagus,” kata Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Prabowo Menteri Sosial Gus Ipul Bantuan sosial Data Tunggal -Subianto

Terkini | Rabu, 05/08/2026 09:03 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777