https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Terumbu Karang, Hewan Kolonial yang Menopang Kehidupan Laut

Agus Mughni | Minggu, 01/06/2025 23:59 WIB



Seringkali terumbu karang dianggap tumbuhan karena bentuknya yang mirip tanaman laut. Padahal, terumbu karang sejatinya adalah hewan yang hidup berkoloni dan membentuk struktur keras di dasar laut. Ilustrasi Terumbu Karang (Foto: Biorock Indonesia)

Jakarta, Jurnas.com - Seringkali terumbu karang dianggap tumbuhan karena bentuknya yang mirip tanaman laut. Padahal, terumbu karang sejatinya adalah hewan yang hidup berkoloni dan membentuk struktur keras di dasar laut.

Dikutip dari berbagai sumber, terumbu karang terdiri dari ribuan polip kecil, hewan invertebrata yang terkait dengan ubur-ubur dan anemon laut. Masing-masing polip memiliki mulut, tentakel, dan sel penyengat untuk menangkap makanan, sekaligus membangun kerangka kalsium karbonat yang menjadi fondasi terumbu.

Keunikan terumbu karang juga berasal dari hubungan simbiotiknya dengan ganggang mikroskopis bernama zooxanthellae. Ganggang ini melakukan fotosintesis, menyediakan nutrisi bagi karang, sekaligus memberi warna cerah yang membuat terumbu tampak seperti tumbuhan.

Baca juga :
Hari Musik Sedunia Diperingati 21 Juni, Begini Sejarah hingga Tujuannya

Fungsi terumbu karang sangat krusial, karena menyediakan habitat bagi jutaan spesies laut, melindungi garis pantai dari abrasi, dan mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir. Namun, terumbu karang menghadapi ancaman serius akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Indonesia menjadi bagian dari Coral Triangle atau Segitiga Karang, kawasan laut dengan keanekaragaman terumbu karang terbesar di dunia. Keanekaragaman spesies yang tinggi di wilayah ini menjadikan karang di Indonesia lebih tahan terhadap dampak perubahan iklim dibandingkan kawasan lain.

Baca juga :
12 Contoh Ucapan Hari Krida Pertanian Indonesia yang Penuh Makna

Keanekaragaman ini memungkinkan ekosistem karang lebih stabil dan adaptif, sehingga mampu bertahan saat menghadapi berbagai tekanan lingkungan. Meski demikian, pemanasan global, polusi, dan kerusakan akibat aktivitas manusia tetap menjadi tantangan yang harus diatasi.

Berbagai upaya konservasi kini dilakukan, termasuk perlindungan kawasan laut, restorasi terumbu karang, dan edukasi masyarakat. Melalui pemahaman yang benar bahwa terumbu karang adalah hewan, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam pelestariannya.

Baca juga :
Hari Krida Pertanian 2025, Sejarah, Makna hingga Tujuan Peringatannya

Keberadaan Indonesia di jantung Coral Triangle menunjukkan tanggung jawab besar dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut yang vital ini. Melindungi terumbu karang berarti menjaga masa depan laut dan kehidupan manusia yang bergantung padanya. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Peduli Terumbu Karang 1 Juni Pelestarian terumbu karang

Terkini | Jum'at, 08/05/2026 13:44 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777