Ilustrasi - laparoskopi menunjukkan kanker ovarium kanan (Foto: melakafertility.com)
Jakarta, Jurnas.com - Kanker ovarium sering dijuluki sebagai silent killer karena gejalanya kerap samar dan mirip dengan gangguan kesehatan ringan lainnya.
Akibatnya, banyak perempuan baru mengetahui penyakit ini setelah memasuki stadium lanjut.
Padahal, mengenali tanda-tanda awal kanker ovarium sejak dini dapat membantu mempercepat penanganan dan meningkatkan peluang kesembuhan.
Perut kembung yang terjadi terus-menerus dan tidak kunjung membaik menjadi salah satu gejala paling umum kanker ovarium. Kondisi ini berbeda dari kembung biasa karena muncul hampir setiap hari dan berlangsung dalam waktu lama.
Perempuan penderita kanker ovarium sering merasa cepat kenyang meski hanya makan sedikit. Gejala ini terjadi karena adanya tekanan pada area perut akibat pertumbuhan sel abnormal di ovarium.
Nyeri atau rasa tidak nyaman di area panggul dan perut bagian bawah juga perlu diwaspadai. Rasa sakit bisa muncul terus-menerus atau hilang timbul dalam jangka waktu lama.
Gejala lainnya adalah keinginan buang air kecil yang lebih sering dari biasanya. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya tekanan pada kandung kemih akibat pembesaran ovarium.
Kanker ovarium juga dapat memicu gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, mual, hingga nyeri lambung. Karena mirip gangguan pencernaan biasa, gejala ini sering diabaikan.
Penurunan berat badan secara drastis tanpa diet atau olahraga tertentu dapat menjadi tanda adanya masalah serius dalam tubuh, termasuk kanker ovarium.
Rasa lelah berlebihan yang tidak membaik meski sudah beristirahat cukup juga bisa menjadi gejala awal kanker ovarium. Kondisi ini muncul karena tubuh bekerja lebih keras melawan pertumbuhan sel kanker.
Sebagian penderita kanker ovarium mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual. Gejala ini dapat muncul akibat perubahan pada organ reproduksi dan area panggul.
Perubahan siklus menstruasi, perdarahan di luar jadwal haid, atau perdarahan setelah menopause juga perlu mendapat perhatian medis lebih lanjut.
Pada beberapa kasus, kanker ovarium menyebabkan penumpukan cairan di rongga perut sehingga membuat perut tampak membesar atau bengkak.
Jum'at, 08/05/2026 10:15 WIB
Jum'at, 08/05/2026 09:44 WIB
Jum'at, 08/05/2026 08:49 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB