https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Asal Usul Celana Jeans, Berawal dari Kebutuhan Para Pekerja Tambang

Agus Mughni | Sabtu, 24/05/2025 21:05 WIB



Ilustrasi celana jeans (Foto: Pexels/Mnz)

Jakarta, Jurnas.com - Celana jeans kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern. Dari jalanan kota besar hingga panggung mode dunia, jeans dikenakan oleh semua kalangan, tanpa mengenal usia maupun status sosial. Tapi siapa sangka, celana yang kini identik dengan fashion kasual ini dulunya diciptakan bukan untuk gaya, melainkan untuk ketahanan.

Asal Usul dan Sejarah Celana Jeans

Sejarah celana jeans bermula pada abad ke-19, ketika seorang penjahit asal Jerman bernama Loeb Strauss—yang kemudian dikenal sebagai Levi Strauss—bermigrasi ke San Francisco, Amerika Serikat. Pada masa itu, demam emas melanda California dan para penambang membutuhkan pakaian kerja yang tahan banting dan tidak mudah robek.

Melihat peluang, Levi Strauss bekerja sama dengan seorang penjahit asal Latvia, Jacob Davis, mengusulkan ide untuk memperkuat celana kerja,, khususnya bagian-bagian rentannya dengan paku keling atau rivet di bagian kantong dan sambungan kain. Mereka kemudian mematenkan desain ini pada tahun 1873, dan lahirlah celana jeans pertama di dunia.

Baca juga :
Program Bimbingan Perempuan Pekerja Tambang Afrika Selatan

Dari Tukang Tambang ke Tren Global

Awalnya, jeans hanya digunakan oleh para buruh tambang, peternak, dan pekerja kasar lainnya. Namun, popularitasnya mulai melejit pada era 1950-an saat dikenakan oleh ikon budaya seperti James Dean dan Marlon Brando. Jeans berubah citra menjadi simbol pemberontakan anak muda.

Pada dekade-dekade berikutnya, berbagai merek mulai bermunculan dan memodifikasi desain jeans sesuai tren zaman—mulai dari potongan slim fit, high waist, hingga ripped jeans. 

Baca juga :
21 Penambang China Terperangkap di Bawah Tanah

Meski siluetnya berubah, daya tariknya tetap sama: sederhana, kuat, dan fleksibel. Bahan denim yang digunakan memang terkenal tahan lama, tapi yang membuat jeans begitu disukai adalah kemampuannya beradaptasi. Jeans bisa dikenakan untuk santai, ke kantor dengan padanan tepat, bahkan jadi bagian dari koleksi fashion kelas dunia.

Hari ini, jeans bukan sekadar pakaian. Ia adalah pernyataan gaya, simbol budaya, dan bukti bahwa sesuatu yang lahir dari kebutuhan praktis bisa menjelma jadi tren global yang melampaui zaman. Dari tambang emas ke catwalk Paris, perjalanan jeans membuktikan bahwa fungsi dan gaya bisa berjalan seiring. (*)

Baca juga :
Pekerja Tambang Asal China Mulai Jajah Sulawesi
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Celana Jeans Pekerja Tambang Levi Strauss

Terkini | Jum'at, 08/05/2026 14:37 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777