https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Google Setujui Bayar 1,375 Miliar Dolar ke Texas

Untung Subagja | Senin, 12/05/2025 23:35 WIB



Selama bertahun-tahun Google secara diam-diam melacak pergerakan orang, pencarian pribadi, dan bahkan jejak suara Logo Google terlihat di rumah Google di CES 2024, pameran dagang elektronik konsumen tahunan, di Las Vegas, Nevada, AS 10 Januari 2024. Foto: Reuters

Jakarta, Jurnas.com - Perusahaan teknologi Google Setujui bayar negara bagian Texas, Amerika Serikat sebesar 1,375 miliar dolar AS.

Raksasa teknologi ini lakukan pembayaran ini untuk menyelesaikan dua tuntunan hukum yang menuduh perusahaan melacak lokasi pribadi pengguna, pencarian penyamaran serta data suara dan wajah tanpa izin.

Gugatan itu diajukan oleh Jaksa Agung Texas Ken Paxton pada 2022. Perusahaan induk Facebook, Meta setuju untuk membayar jumlah yang sama untuk menyelesaikan gugatan terkait pengenalan wajah dari Paxton tahun lalu.

Baca juga :
Legislator PKS: Pidato Presiden Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

“Di Texas, Big Tech tidak kebal hukum,” kata Paxton melansir Techcrunch, Senin (12/5/2025).

Ia menambahkan bahwa selama bertahun-tahun Google secara diam-diam melacak pergerakan orang, pencarian pribadi, dan bahkan jejak suara dan geometri wajah melalui produk dan layanan.

Baca juga :
Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Ini Bedanya dari SMK Reguler

“Saya melawan dan menang,” tambahnya.

Kantor Paxton juga mengatakan ini adalah pemulihan tertinggi secara nasional terhadap Google untuk penegakan hukum privasi negara oleh jaksa agung manapun.

Baca juga :
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan

Seorang juru bicara Google mengatakan perusahaan menyelesaikan tuntutan hukum tersebut tanpa pengakuan kesalahan atau tanggung jawab apapun, dan tanpa harus mengubah produk apapun.

"Ini menyelesaikan sejumlah tuntutan lama, yang banyak di antaranya telah diselesaikan di tempat lain, terkait kebijakan produk yang telah lama kami ubah," kata juru bicara José Castañeda dalam sebuah pernyataan.

"Kami senang dapat melupakannya, dan kami akan terus membangun kontrol privasi yang kuat dalam layanan kami,” tambahnya.(ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Google Tuntutan Hukum Texas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777