Ilustrasi Peristiwa Bersejarah 29 Desember dalam Sejarah Indonesia - Perjalanan Presiden Abdurrahman Wahid ke Jayapura (Foto: Crcs UGM)
Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 29 Desember menyimpan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang mencakup bidang perfilman, politik, hingga tragedi. Berikut adalah deretan momen-momen bersejarah yang terjadi di Indonesia pada tanggal ini.
Pada tanggal 29 Desember 1926, Indonesia menyaksikan lahirnya sebuah karya monumental di dunia perfilman. "Loetoeng Kasaroeng," film pertama yang diproduksi di Indonesia, melakukan penayangan perdana. Film ini, yang disutradarai oleh Albert Balink, mencatatkan sejarah sebagai tonggak awal perkembangan industri film nasional. Meskipun film ini tidak bertahan lama, "Loetoeng Kasaroeng" menjadi inspirasi bagi banyak pembuat film Indonesia di masa depan dan menandai kelahiran sinema tanah air.
Pada tahun 1999, Presiden Abdurrahman Wahid melakukan perjalanan bersejarah ke Jayapura, Irian Jaya (sekarang Papua). Tujuannya adalah untuk meminta maaf secara langsung kepada masyarakat atas dampak dari aktivitas militer yang berlebihan yang terjadi di provinsi tersebut. Langkah ini menunjukkan upaya diplomatik Gus Dur untuk mendekatkan diri kepada masyarakat Papua dan mencari solusi damai bagi permasalahan yang ada di wilayah timur Indonesia.
Tanggal 29 Desember 2003 juga menjadi hari yang penuh duka bagi dunia jurnalisme Indonesia. Ersa Siregar, wartawan dari stasiun televisi RCTI, tewas tertembak dalam kontak senjata antara pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Desa Alue Matang Aron, Kabupaten Aceh Timur. Ersa dan juru kamera, Ferry Santoro, sebelumnya hilang saat meliput konflik Aceh. Pada 5 Juli 2003, mobil mereka ditemukan di Langsa, Aceh, yang dikenal sebagai basis GAM. Beberapa bulan kemudian, jenazah Ersa ditemukan di kawasan tersebut. Tragedi ini menyoroti resiko tinggi yang dihadapi oleh para wartawan dalam meliput konflik dan kekerasan.
Tanggal 29 Desember 2005 menjadi salah satu hari kelam bagi masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, ketika sebuah bom meledak di pasar setempat. Ledakan tersebut menewaskan 8 orang dan melukai 45 lainnya. Peristiwa tragis ini merupakan salah satu dari serangkaian serangan teror yang terjadi di Indonesia pada saat itu, mengguncang rasa aman dan memicu berbagai upaya pemerintah untuk memperkuat keamanan nasional.
Frans Seda, seorang tokoh penting dalam dunia politik dan ekonomi Indonesia, mengembuskan nafas terakhirnya pada 29 Desember 2009. Lahir pada 4 Oktober 1926, Frans Seda dikenal sebagai Menteri Perkebunan (1963-1964), Menteri Keuangan (1966-1968), serta Menteri Perhubungan (1968-1973). Ia juga terkenal sebagai pengusaha sukses dan akademisi yang banyak memberi kontribusi terhadap perkembangan Indonesia. Kepergian Frans Seda meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta dunia politik Indonesia.
Rabu, 24/06/2026 20:15 WIB
Rabu, 24/06/2026 19:57 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB