https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Ancam Kapal Matikan Navigasi

Agus Mughni | Senin, 12/10/2026 11:29 WIB



 Kapal yang melakukan tindakan tersebut akan dikategorikan sebagai kapal musuh, menurut pernyataan militer Iran Kapal tanker transit di Oman dekat Selat Hormuz (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan sebuah kapal tanker minyak menghantam ranjau laut saat berusaha melintasi Selat Hormuz.

Insiden tersebut memicu ledakan di ruang mesin kapal tanker super yang disebut mampu mengangkut sekitar 2 juta barel minyak.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Minggu (11/10), IRGC menyebut kapal itu melintasi jalur strategis tersebut dengan sistem navigasi dimatikan. Namun, pihak Iran tidak mengungkapkan nama kapal, kewarganegaraan, maupun bendera negara yang digunakan.

Baca juga :
Iran Ajukan Tujuh Syarat kepada AS, Pembukaan Selat Hormuz Masih Buntu

IRGC juga menyatakan kapal tersebut merupakan kapal ketiga yang menghantam ranjau laut di jalur yang dinyatakan terlarang di Selat Hormuz sejak Sabtu. Meski demikian, pernyataan itu tidak memuat perincian lebih lanjut mengenai dua insiden sebelumnya ataupun kondisi kapal yang baru saja dilaporkan terkena ledakan.

Setelah insiden tersebut, Angkatan Laut IRGC kembali memperingatkan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz agar tidak mematikan sistem navigasi. Kapal yang melakukan tindakan tersebut akan dikategorikan sebagai kapal musuh, menurut pernyataan militer Iran.

Baca juga :
Kapal Supertanker Meledak Usai Tabrak Ranjau Selat Hormuz

Peringatan ini menambah ketidakpastian bagi pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur laut strategis dunia untuk pengiriman minyak. Ketegangan di kawasan tersebut juga berkaitan dengan perbedaan sikap Iran dan Amerika Serikat mengenai aturan pelayaran serta pengamanan jalur perairan itu.

Pada akhir Agustus, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz telah dibuka kembali setelah pasukan AS melakukan pembersihan ranjau laut Iran.

Baca juga :
Putin Tegaskan Rusia Siap Bantu Iran Selesaikan Konflik Regional

Namun, Iran kemudian mengumumkan penutupan kembali selat tersebut pada 12 Juli, menyusul dimulainya kembali serangan Amerika Serikat pada 8 Juli. Teheran juga mengancam akan menargetkan kapal yang menggunakan jalur selain rute yang ditentukan otoritas Iran atau berusaha melintas tanpa izin.

Situasi tersebut memperlihatkan adanya perbedaan mendasar mengenai kendali dan aturan pelayaran di selat yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman itu. Pernyataan terbaru IRGC mengenai kapal tanker yang menghantam ranjau menjadi perkembangan baru di tengah ketegangan tersebut.

Konflik antara Iran di satu sisi dan Amerika Serikat serta Israel di sisi lain bermula ketika Washington dan Tel Aviv melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran kemudian membalas dengan serangan rudal dan pesawat nirawak ke berbagai wilayah di kawasan tersebut, sekaligus secara efektif menutup Selat Hormuz.

Amerika Serikat selanjutnya memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Kedua pihak sempat menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang berkaitan dengan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Namun, pelaksanaannya terhambat akibat perbedaan pandangan mengenai keamanan di jalur perairan strategis itu.

Hingga laporan IRGC tersebut disampaikan, belum ada informasi mengenai identitas kapal tanker yang terkena ranjau, negara asalnya, ataupun tingkat kerusakan yang dialami. Klaim mengenai insiden itu juga masih berdasarkan pernyataan Angkatan Laut IRGC. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Angkatan Laut IRGC Selat Hormuz Perang Iran

Terkini | Senin, 12/10/2026 12:24 WIB

News

Kemenag Minta Maaf soal Pelayanan Akad Nikah, Penghulu Bakal Dievaluasi

News

Ketua DPR Minta Penanganan Banjir Padang Tak Berhenti di Evakuasi

News

Mentrans Dukung BP Batam Perluas Investasi dan Lapangan Kerja di Rempang

News

Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Ancam Kapal Matikan Navigasi

News

Serangan di Bandara Riyadh, 1 Warga Pakistan Tewas dan 11 Warga Luka-Luka

Gaya Hidup

Disinformasi Bisa Memperparah Pemanasan Global, Ini Temuan Studi Terbaru

News

Legislator Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang untuk Cegah Karhutla

News

Ketegangan Timur Tengah Memanas, Menlu Saudi-Iran Gelar Pembicaraan

News

Mentrans Dorong Revisi UU Transmigrasi, Bidik Investasi-Lapangan Kerja

Ekonomi

Kerja Sama Ekonomi, Danantara Rencana Bangun Kilang Minyak Sawit di Mesir

News

Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat dan Terburuk Ketiga di Dunia

News

Iran Ajukan Tujuh Syarat kepada AS, Pembukaan Selat Hormuz Masih Buntu

Gaya Hidup

Hari Artritis Sedunia Setiap 12 Oktober, Ini Sejarah dan Tujuannya

Humanika

Mengapa Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Diperingati Setiap 12 Oktober?

Gaya Hidup

Hari Museum Nasional Setiap 12 Oktober, Ini Sejarahnya

Humanika

12 Oktober 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Manchester United

Olahraga

Statistik Head to Head Manchester United vs Atletico Madrid

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777