https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Marinir Ditangkap atas Dugaan Pencurian dan Pembunuhan di Okinawa

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 05/10/2026 04:45 WIB



Marinir Ditangkap atas Dugaan Pencurian dan Pembunuhan di Okinawa Seorang tentara AS terlihat di depan pesawat angkut C-130 di Pangkalan Angkatan Udara AS Yokota di Fussa, di pinggiran Tokyo, Jepang, 21 Mei 2020. REUTERS

Jakarta, Jurnas.com - Polisi di Jepang menahan seorang marinir Amerika Serikat (AS) berusia 20 tahun di Prefektur Okinawa pada Minggu atas dugaan pencurian dan pembunuhan seorang perempuan Jepang.

Menurut Kepolisian Prefektur Okinawa, marinir bernama Devin Ballard yang bermarkas di Pangkalan Udara Futenma itu diduga membunuh Anna Yagi (39) dan mengambil dompet serta ranselnya pada Sabtu dini hari di sebuah hotel di Kota Naha.

Kepolisian menyebut terduga pelaku menyangkal tuduhan tersebut.
Penegak hukum mengatakan Ballard terlihat memasuki hotel bersama Yagi, yang ditemukan tewas pada Sabtu pagi, diduga akibat kehabisan napas.

Baca juga :
Rusia-Ukraina Diminta Pulangkan WNA yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Sementara itu, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, Wakil Menteri Luar Negeri Takehiro Funakoshi menyampaikan protes pada Minggu pagi kepada Duta Besar AS George Glass atas dugaan keterlibatan anggota marinir dalam kasus tersebut.

Dalam percakapan telepon, Glass mengatakan kepada Funakoshi bahwa AS akan bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan dan melakukan segala upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang, demikian penjelasan kementerian.

Baca juga :
Depresi Lawan Iran Delapan Pelaut AS Coba Bunuh Diri

Dalam unggahan di media sosial X, Glass menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Gubernur Okinawa Genta Koja dan berjanji bekerja sama penuh selama penyelidikan berlangsung.

Kedutaan Besar AS di Tokyo mengatakan di X, "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban."

Baca juga :
Polandia Berupaya Tampung 15 Ribu Pasukan Amerika

"Selagi penyelidikan berlangsung untuk mengungkap fakta kasus itu, AS berkomunikasi dan bekerja sama dengan pemerintah Jepang serta otoritas daerah," demikian bunyi unggahan kedutaan.

Korps Marinir AS mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya bekerja sama secara aktif dengan otoritas Jepang untuk menindaklanjuti tuduhan tindak pidana berat yang dilakukan marinir tersebut.

Polisi menahan dan menginterogasi terduga pelaku saat ia berjalan sendirian di kawasan hiburan Kota Naha pada Sabtu malam.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam unggahannya di X mengatakan pemerintah "sangat kecewa" atas tindak kriminal keji itu.

Pemerintah juga mendesak AS bekerja sama penuh dalam penyelidikan dan memperkuat disiplin militernya.

Sumber: Kyodo

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Marinir AS Pembunuhan Jepang Tentara AS

Terpopuler

Jum'at, 02/10/2026 14:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Italia

Sabtu, 03/10/2026 00:16 WIB
Humanika

3 Oktober 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777