https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sungai Chao Phraya Meluap, Biksu dan Tentara Amankan Candi Bersejarah

Mutiul Alim | Kamis, 24/09/2026 20:01 WIB



Pemerintah setempat Thailand di Phra Nakhon Si Ayutthaya memperkuat pertahanan banjir di sekitar candi-candi di tepi sungai serta situs bersejarah penting Pemandangan candi yang bersisian dengan Sungai Chao Phraya, Thailand (Foto: Straits Times)

Bangkok, Jurnas.com - Pemerintah setempat Thailand di Phra Nakhon Si Ayutthaya memperkuat pertahanan banjir di sekitar candi-candi di tepi sungai serta situs bersejarah penting, seiring meningkatnya debit air dari Bendungan Chao Phraya pada Kamis (24/9).

Luapan Sungai Chao Phraya, Sungai Noi, dan beberapa anak sungai mulai merendam kawasan pemukiman warga yang berada di luar tanggul penahan banjir. Petugas gabungan bergegas meningkatkan kesiapsiagaan untuk melindungi peninggalan sejarah berharga di wilayah tersebut.

Di Wat Kasattrathirat Worawihan yang terletak di tepi Sungai Chao Phraya, Kapanewon Ban Pom, tinggi muka air terus naik hingga tersisa sekitar 30 cm dari tepi sungai luar, sebagaimana dikutip dari The Straits Times.

Lebih dari 30 biksu dan novis bersama personel militer bahu-membahu memasang penghalang banjir modular sepanjang 120 meter dengan tinggi 1,9 meter untuk mencegah air masuk ke area inti candi. Dua unit pompa air juga disiagakan untuk mengantisipasi rembesan.

Di situs bersejarah Wat Chaiwatthanaram, Departemen Seni Rupa Thailand memasang tanggul rakitan sepanjang 165 meter setinggi 1,9 meter yang diperkuat dengan terpal dan karung pasir. Sistem tersebut dilengkapi pompa otomatis untuk menyedot air yang merembes ke dalam area arkeologi.

Meskipun debit air meningkat, Wat Chaiwatthanaram tetap dibuka untuk wisatawan domestik maupun mancanegara karena akses jalan utama menuju lokasi belum terendam banjir.

Camat Phra Nakhon Si Ayutthaya, Amornrat Kruengkrai, menyatakan bahwa peningkatan pembuangan air dari Bendungan Chao Phraya mulai berdampak pada sekitar 50 kepala keluarga yang tinggal di luar tanggul, seperti di wilayah Ban Mai, Khlong Takhian, dan Phu Khao Thong.

Pihaknya bekerja sama dengan aparat desa dan militer untuk memantau perkembangan debit air serta memberikan bantuan prioritas kepada kelompok rentan dan warga yang sakit.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Banjir Chao Phraya Candi Ayutthaya Wat Chaiwatthanaram Wat Kasattrathirat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777