https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komisi V Minta PU Prioritaskan Pembangunan Sesuai Kebutuhan Daerah

Gery David Sitompul | Kamis, 24/09/2026 10:21 WIB



Komisi V DPR mewajibkan Kementerian PU memprioritaskan usulan program dan kegiatan di RAPBN 2027. Ketua Komisi V DPR, Lasarus

Jakarta, Jurnas.com - Komisi V DPR RI mewajibkan Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum memprioritaskan masukan dan usulan Komisi V DPR RI dalam penyusunan program dan kegiatan RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan anggaran pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat membacakan kesimpulan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Plt. Dirjen Cipta Karya dan Plt. Dirjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Baca juga :
40 Ribu Balita Terpapar ISPA Karhutla, Legislator Desak Penetapan KLB

“Komisi V DPR RI mewajibkan Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum agar dalam penyusunan program dan kegiatan pada RAPBN Tahun Anggaran 2027, memprioritaskan saran dan masukan/usulan Komisi V DPR RI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat membacakan kesimpulan

Dalam rapat tersebut, Komisi V DPR RI juga memahami penjelasan pemerintah mengenai pagu anggaran RAPBN 2027 berdasarkan Surat Bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan RI Nomor S-483/MK.03/2026 dan T-767/D.9/PP.04.12/08/2026. Ditjen Cipta Karya memperoleh pagu sebesar Rp12,15 triliun, sedangkan Ditjen Prasarana Strategis sebesar Rp32,57 triliun. 

Baca juga :
Kemlu Diminta Perkuat Perlindungan WNI di Tengah Eskalasi Rusia-Ukraina

Adapun pagu Kementerian Pekerjaan Umum secara keseluruhan dalam RAPBN 2027 tercatat sebesar Rp114,59 triliun. Komisi V DPR RI menekankan agar alokasi tersebut disinkronkan dengan kebutuhan pembangunan di daerah sehingga tidak menimbulkan ketimpangan dan dapat mendukung pemerataan pembangunan.

Dalam pembahasan Ditjen Cipta Karya, Komisi V DPR RI turut menyoroti percepatan penyediaan infrastruktur air bersih. Komisi V meminta pemerintah memiliki target yang jelas dan terukur terkait cakupan layanan air bersih nasional, terutama karena masih terdapat masyarakat di sejumlah daerah yang menghadapi keterbatasan akses air bersih saat musim kemarau.

Baca juga :
Komisi I Rampungkan Fit and Proper Test 25 Calon Dubes

Sementara terhadap Ditjen Prasarana Strategis, Lasarus mengingatkan agar pembangunan infrastruktur, termasuk Sekolah Rakyat, tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas material dan keberlanjutan bangunan. 

Mengakhiri agenda tersebut, kesimpulan rapat menjadi bagian dari proses sinkronisasi program dan kegiatan RAPBN 2027 antara Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Komisi V DPR RI menegaskan agar program dan alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum selaras dengan kebutuhan pembangunan di daerah serta mendukung pemerataan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi V DPR Kementerian PU Program Prioritas RAPBN 2027

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777