https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bukan Cuma Takut Azab, Ini Alasan Harus Menjauhi Maksiat

Vaza Diva | Kamis, 24/09/2026 07:07 WIB



Menjauhi maksiat bukan hanya karena takut terhadap hukuman Allah SWT. Ilustrasi - ini sesuatu yang sering kita lupakan saat melakukan maksiat (Foto: AI)

Jakarta, Jurnas.com - Menjauhi maksiat bukan hanya karena takut terhadap hukuman Allah SWT.

Seorang Muslim juga diajarkan untuk meninggalkan perbuatan dosa sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Pesan tersebut disampaikan Ali bin Abi Thalib:

Baca juga :
5 Penyebab Doa Terhalang dalam Islam

لَوْ لَمْ يَتَوَعَّدِ اللَّهُ عَلَى مَعْصِيَتِهِ لَكَانَ يَجِبُ أَنْ لَا يُعْصَى شُكْراً لِنِعَمِهِ

Artinya:

Baca juga :
Doa yang Diajarkan Nabi Musa untuk Mendapatkan Jodoh

"Sekiranya Allah tidak mengancam dengan hukuman atas maksiat kepada-Nya, niscaya tetap wajib untuk tidak bermaksiat kepada-Nya sebagai bentuk syukur atas nikmat-nikmat-Nya." (Bihar al-Anwar, Jilid 70, hlm. 364)

Pesannya menempatkan rasa syukur sebagai salah satu alasan bagi manusia untuk menjaga diri dari perbuatan yang dilarang Allah SWT.

Baca juga :
3 Ayat Al-Qur`an yang Bisa Dibaca saat Menghadapi Masalah

Nikmat Allah SWT hadir dalam banyak bentuk, mulai dari kehidupan, kesehatan, keluarga, kesempatan beribadah hingga rezeki.

Karena itu, rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan menggunakan nikmat tersebut untuk hal-hal yang baik.

Menjauhi maksiat juga menjadi bentuk penghormatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Seseorang yang menyadari banyaknya nikmat yang diterimanya akan terdorong untuk tidak menggunakan nikmat tersebut dalam perkara yang bertentangan dengan perintah-Nya.

Nasihat ini juga mengingatkan bahwa hubungan seorang Muslim dengan Allah SWT tidak semestinya hanya didasari rasa takut terhadap hukuman.

Rasa cinta, syukur, dan kesadaran atas kebaikan Allah juga dapat menjadi dorongan untuk menjalankan ketaatan.

Dengan demikian, meninggalkan maksiat bukan semata-mata karena takut terhadap akibat dosa, tetapi juga sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT yang terus diberikan dalam kehidupan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Melakukan Maksiat Ali bin Abi Thalib Perbuatan Dosa

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777