https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kolaborasi semua Pihak Kunci Perpustakaan tetap Relevan Bagi Masyarakat

Eko Budhiarto | Senin, 14/09/2026 17:40 WIB



Kolaborasi semua Pihak Kunci Perpustakaan tetap Relevan Bagi Masyarakat Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Bangun kolaborasi kuat dengan semua pihak agar perpustakaan dan ruang edukasi publik tetap relevan mengikuti perkembangan zaman.

"Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa revitalisasi yang melibatkan komunitas, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan mampu mempercepat transformasi ruang baca menjadi destinasi yang diminati," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Senin (14/9), dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September.

Hari Kunjung Perpustakaan ditetapkan pertama kali pada 14 September 1995 oleh Presiden Soeharto dengan tujuan untuk meningkatkan budaya membaca dan literasi di Indonesia.

Baca juga :
Kebijakan Pendidikan Berkelanjutan Bangun Literasi-Numerasi Anak Bangsa

“Alih fungsi rumah dinas Bupati Jepara menjadi bagian dari Museum Kartini yang relatif cepat merupakan bentuk kolaborasi yang kuat semua pihak terkait dalam mewujudkannya,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, mengungkapkan pengalamannya.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu berharap, kolaborasi semacam itu dapat diterapkan secara konsisten dalam pembangunan sektor kebudayaan nasional, termasuk perpustakaan dan museum yang menghadapi tantangan serupa dalam menarik kunjungan masyarakat.

Baca juga :
BP dan Komisi Kajian Ketatanegaraan Bahas Tindak Lanjut Kajian PPHN

Data Perpustakaan Nasional 2025 mencatat jumlah perpustakaan di Indonesia mencapai 219.415 unit.

Jumlah itu, ujar Rerie, terdiri dari 155.904 unit perpustakaan di lingkungan SD hingga SLTA dan sederajat, 54.344 unit perpustakaan umum (di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan), 5.833 perpustakaan khusus (di lembaga pemerintah, non-pemerintah, dan rumah ibadah), serta 3.335 perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi.

Baca juga :
MPR Serap Masukan Guru Besar Unair untuk RUU Pengendalian Perubahan Iklim

Berdasarkan sumber yang sama, tambah Legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, jumlah perpustakaan terakreditasi sebanyak 14.774 perpustakaan (6,73%) dan perpustakaan yang belum terakreditasi mencapai 204.641 (93,27%).

Tantangan tersebut, tegas Rerie, harus dijawab dengan upaya penguatan di sejumlah sektor dan tidak bisa diwujudkan sendiri-sendiri.

Menurut Rerie, diperlukan komitmen lintas sektor untuk memastikan ruang-ruang pengetahuan itu tetap hidup dan diakses masyarakat luas.

“Kolaborasi kuat semua pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mewujudkannya sebagai bagian upaya menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan literasi secara luas,” pungkas Rerie.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Ruang Baca Hari Kunjungan Perpustakaan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777