https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Parlemen AS Bersiap Blokir Penjualan Bom ke Israel

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 17/09/2026 11:05 WIB



Senator Amerika Serikat (AS) Chris Van Hollen berjanji akan menjegal usulan paket senjata senilai 2,8 miliar dolar AS dari pemerintahan Trump untuk Israel. Bangunan hancur di Gaza, Palestina (Foto: Reuters)

Washington, Jurnas.com - Senator Amerika Serikat (AS) Chris Van Hollen berjanji akan menjegal usulan paket senjata senilai 2,8 miliar dolar AS dari pemerintahan Trump untuk Israel.

Ia mempertanyakan alasan uang pembayar pajak Amerika digunakan untuk mendanai aksi militer di tengah kekerasan yang terus memanas.

Dalam unggahannya di platform X, Van Hollen menyebut pemerintah AS mengirimkan "bom senilai 2,8 MILIAR dolar AS yang dibayar oleh Anda, pembayar pajak Amerika, kepada pemerintah yang dipimpin oleh buronan penjahat perang."

Baca juga :
Trump Berencana Jual Bom Seberat 2.000 Pon ke Israel

"Semua ini terjadi sementara Netanyahu terus mengebom Gaza dan menghalangi keadilan bagi warga Amerika yang tewas di bawah pengawasannya. Bagaimana ini bisa disebut America First (Utamakan Amerika)?" tanyanya seraya menambahkan bahwa para anggota parlemen "akan berupaya untuk menghentikannya".

Diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintahan Trump bersiap menjual paket amunisi berupa bom seberat 907 kilogram (2.000 pon) senilai 2,8 miliar dolar AS kepada Israel.

Baca juga :
Senator AS Tuding Trump Ambil Keuntungan Pribadi dari Perang Lawan Iran

Paket senjata ini didanai melalui Pembiayaan Militer Asing (Foreign Military Financing)—sebuah mekanisme pendanaan dari Washington yang kemudian digunakan Israel untuk membeli senjata buatan AS.

Paket tersebut mencakup total 40.000 bom, yang terdiri dari 20.000 bom serbaguna MK-84 dan 20.000 BLU-117 (varian MK-84 berlapis termal untuk keamanan penyimpanan di laut). Kesepakatan ini juga menyertakan hulu ledak I-2000 Penetrator yang dirancang khusus untuk menghantam struktur bawah tanah yang diperkeras.

Baca juga :
Senator AS Tuntut Pembebasan Warga AS yang Ditawan Tentara Israel

Menurut Washington Post, bom MK-84 yang dijuluki "palu" oleh pilot AS pada Perang Teluk pertama, merupakan salah satu amunisi paling merusak di gudang senjata Barat. Bom ini mampu melontarkan pecahan logam hingga ratusan meter dan sanggup menembus beton tebal.

"Bom Mark 84 buatan Amerika memiliki radius kehancuran hingga setengah mil," tulis komentator konservatif Tucker Carlson di platform X, mengutip seorang pejabat federal yang tidak disebutkan namanya. "Bom ini melepaskan gelombang panas setara suhu permukaan matahari. Bom ini dapat meruntuhkan gedung apartemen dan meninggalkan kawah sedalam 35 kaki."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Senator AS Chris Van Hollen Bom Amerika Bom Mark 84

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777