https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Sebut Iran Hubungi AS Langsung dan Ingin Buat Kesepakatan

Agus Mughni | Kamis, 17/09/2026 09:05 WIB



Pernyataan tersebut menjadi perkembangan penting di tengah perang dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, terutama terkait Selat Hormuz Presiden AS Donald Trump (Foto: Dennis Schneidler-Imagn/Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Iran telah menghubungi pemerintah AS secara langsung dan ingin membuat kesepakatan. Pernyataan itu disampaikan Trump saat ia menilai perang yang sedang berlangsung kemungkinan telah mendekati akhir.

“Semoga kita sudah menuju akhir perang,” kata Trump kepada wartawan setelah tiba di North Carolina, Rabu (16/9) dikutip Anadolu.

Trump kemudian mengatakan Iran ingin mencapai kesepakatan dengan Washington. “Mereka ingin membuat kesepakatan, dan kita akan melihat bagaimana hasilnya,” ujarnya.

Baca juga :
Trump Berencana Jual Bom Seberat 2.000 Pon ke Israel

Ketika ditanya apakah komunikasi tersebut disampaikan Iran secara langsung atau melalui perantara, Trump menegaskan bahwa dirinya menerima komunikasi langsung dari Iran.

Pernyataan tersebut menjadi perkembangan penting di tengah perang dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, terutama terkait Selat Hormuz.

Baca juga :
Voting Ketiga Parlemen AS Setuju Setop Perang Lawan Iran

Pada Juni, kedua pihak telah menandatangani sebuah memorandum yang membayangkan kesepakatan untuk membuka kembali jalur strategis tersebut sebagai langkah awal menuju kesepakatan perdamaian yang lebih luas.

Trump tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk kesepakatan yang diinginkan Iran maupun isi komunikasi langsung yang disebutnya telah diterima Washington. Ia juga tidak memberikan rincian mengenai proses yang akan ditempuh setelah kontak tersebut.

Baca juga :
Perang Lawan Iran Kuras Anggaran AS, Tembus Rp673,8 Triliun

Namun, Trump menggambarkan situasi perang saat ini sebagai kondisi yang diharapkannya sudah mendekati akhir. Pernyataan itu muncul ketika upaya diplomatik untuk mengakhiri permusuhan masih berlangsung.

Konflik tersebut terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran pada Februari. Serangan itu menyasar gedung pemerintahan, fasilitas militer, infrastruktur rudal, dan sistem pertahanan udara.

Iran kemudian merespons dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel serta pangkalan-pangkalan AS di berbagai wilayah kawasan. Konflik selanjutnya meluas ke kawasan regional, sementara upaya diplomatik terus dilakukan untuk mengakhiri permusuhan. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Donald Trump AS-Iran Amerika Serikat Perang Iran Selat Hormuz

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777