https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Fragmen Odyssey Berusia 1.700 Tahun Ditemukan di Perpustakaan Belanda

Agus Mughni | Kamis, 17/09/2026 07:44 WIB



Fragmen berusia sekitar 1.700 tahun dari Odyssey, karya epik Yunani kuno yang dikaitkan dengan Homer, ditemukan dalam koleksi perpustakaan di Belanda Foto : Fragmen Odyssey Berusia 1.700 Tahun Ditemukan Terselip di Buku Perpustakaan Belanda (Dok. Utrecht University via Live Science)

Jakarta, Jurnas.com - Fragmen berusia sekitar 1.700 tahun dari Odyssey, karya epik Yunani kuno yang dikaitkan dengan Homer, ditemukan secara tak terduga dalam koleksi perpustakaan di Belanda.

Potongan kecil perkamen itu memuat bagian penting dari Buku 12 Odyssey, ketika Zeus menghukum anak buah Odysseus setelah mereka membunuh dan memakan ternak keramat milik dewa matahari, Helios.

Fragmen tersebut ditemukan Mark de Kreij, pakar sastra Yunani sekaligus profesor di Radboud University, saat meneliti manuskrip Kristen awal dalam koleksi Perpustakaan Utrecht University. Koleksi tersebut dibeli universitas pada pertengahan abad ke-20 dan mencakup berbagai teks kuno dari Mesir dan Yunani.

Saat meneliti kumpulan teks tersebut, de Kreij menemukan potongan perkamen berukuran hanya sekitar 6,6 x 7,7 sentimeter. Tulisan pada fragmen itu kemudian dikenali sebagai bagian dari Odyssey.

“Dalam Odyssey ada begitu banyak bagian yang membosankan. Kebetulan ini adalah bagian yang sangat menarik,” kata de Kreij kepada RTV Utrecht.

Fragmen yang ditemukan memuat ayat dari Buku 12 Odyssey, tepatnya bagian yang menceritakan kemarahan Helios setelah mengetahui ternak keramatnya dibunuh dan dimakan oleh anak buah Odysseus.

Sebelumnya, dewi Circe telah memperingatkan Odysseus agar tidak mendekati Thrinacia, pulau milik Helios. Namun, setelah berhasil melewati Scylla, monster berkepala enam, dan Charybdis, pusaran air raksasa, Odysseus dan para anak buahnya akhirnya tiba di pulau tersebut.

Eurylochus, tangan kanan Odysseus, kemudian memohon agar mereka diizinkan mendarat untuk mencari makanan. Odysseus menyetujuinya dengan satu syarat, yakni mereka tidak boleh menyentuh ternak milik Helios.

Masalah muncul setelah badai berlangsung selama sebulan dan persediaan makanan mereka semakin menipis. Eurylochus dan anak buah Odysseus akhirnya membunuh dan memakan ternak keramat Helios.

Helios kemudian meminta para dewa memberikan hukuman kepada mereka. Zeus memenuhi permintaan tersebut dengan menghancurkan kapal Odysseus, menewaskan seluruh awak kapal kecuali Odysseus.

Bagian inilah yang sebagian terekam dalam fragmen kecil yang kini berada dalam koleksi perpustakaan Utrecht University.

Menurut keterangan Utrecht University, fragmen tersebut kemungkinan merupakan bagian dari sebuah codex perkamen yang dibuat pada abad ketiga atau keempat Masehi dan berasal dari kawasan oasis Fayum di Mesir.

Fragmen itu diduga berasal dari edisi Odyssey berukuran kecil yang diproduksi di Mesir sekitar tahun 300 Masehi. Ukurannya yang kecil juga memunculkan dugaan bahwa fragmen tersebut berasal dari bagian tengah buku sehingga terlindungi oleh halaman-halaman lain.

Menurut de Kreij dalam wawancara dengan Dutch News, hanya sekitar 30 fragmen serupa yang diketahui pernah ditemukan.

Meski demikian, bagaimana potongan Odyssey tersebut akhirnya masuk ke dalam koleksi yang berisi berbagai teks Mesir kuno masih belum diketahui.

Penemuan itu menjadi kali kedua pada tahun ini ketika fragmen dari karya epik Homer ditemukan secara tidak terduga. Pada musim semi, arkeolog di Mesir menemukan fragmen papirus Iliad, karya yang mengisahkan Perang Troya, di dalam sebuah mumi dari era Romawi.

Iliad dan Odyssey sama-sama merupakan karya epik Yunani kuno yang disusun pada akhir abad kedelapan atau awal abad ketujuh sebelum Masehi. Iliad mengisahkan Perang Troya selama 10 tahun, sedangkan Odyssey menceritakan perjalanan Odysseus selama 10 tahun dari Troya menuju kampung halamannya, Ithaca.

Menariknya, fragmen Odyssey yang baru ditemukan bukanlah temuan yang baru disadari pada 2026. De Kreij sebenarnya telah menemukannya pada 2024, ketika mempelajari koleksi teks Yunani-Romawi dari Mesir milik perpustakaan universitas.

Studi lengkap mengenai koleksi tersebut akan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul Hieratic, Demotic, Greek, and Coptic Texts in the Utrecht University Collection. (*)

Sumber: LIve Science

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Fragmen Odyssey Perpustakaan Belanda Buku 12 Odyssey Yunani Kuno Perang Troya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777