https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Korban Banjir Bandang Nepal Tembus 623 Orang, Lebih dari 1.100 Masih Hilang

Agus Mughni | Sabtu, 29/08/2026 13:51 WIB



Kepolisian Nepal menyebut 616 jenazah telah ditemukan di sejumlah wilayah terdampak. Chitwan menjadi salah satu daerah dengan jumlah korban terbanyak Operasi penyelamatan bencana banjir Nepal-Tibet (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas akibat banjir bandang dan longsor dahsyat di Nepal terus bertambah. Hingga Sabtu (29/8), jumlah korban meninggal dunia mencapai 623 orang, sementara lebih dari 1.100 orang masih dinyatakan hilang di Nepal dan China.

Kepolisian Nepal menyebut 616 jenazah telah ditemukan di sejumlah wilayah terdampak. Chitwan menjadi salah satu daerah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 233 orang, disusul Nawalparasi East dengan 158 korban.

Jenazah lainnya ditemukan di Gorkha, Dhading, dan Nuwakot setelah luapan Sungai Bhotekoshi dan Trishuli menghantam kawasan permukiman. Kedua sungai tersebut berhulu di wilayah Himalaya.

Baca juga :
121 Turis Asing Berhasil Diselamatkan dari Banjir Bandang Nepal

Sebagian jenazah bahkan ditemukan hingga kawasan perbatasan Nepal dengan India, menunjukkan kuatnya arus yang membawa material dan korban dari wilayah terdampak bencana.

Di Nepal, sedikitnya 638 orang masih hilang, termasuk 511 warga negara asing. Sementara itu, menurut kantor berita pemerintah China, Xinhua, bencana di wilayah China telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan 554 lainnya masih hilang.

Baca juga :
Jumlah Orang Hilang Akibat Banjir Nepal Tembus 2.400 Orang

Jumlah korban yang berhasil diselamatkan atau mendapatkan perawatan di Nepal mencapai 2.301 orang. Sebagian besar penyintas berada di Distrik Nuwakot dan Rasuwa.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di berbagai wilayah. Kepolisian Nepal mengerahkan 4.811 personel untuk menangani situasi darurat, mencari korban yang masih hilang, serta mendukung proses pemulihan.

Baca juga :
Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten AI Palsu soal Banjir

Di tengah operasi tersebut, 27 polisi Nepal masih belum dapat dihubungi.

Banjir dan longsor terjadi setelah Sungai Bhotekoshi dan Trishuli meluap, menerjang permukiman, infrastruktur, serta sejumlah kawasan yang dilalui warga dan wisatawan.

Dengan masih banyaknya orang yang hilang, terutama di wilayah yang dilalui aliran sungai, proses pencarian korban diperkirakan menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Banjir Bandang Banjir Nepal-China Korban Banjir

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777