https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gempa Kolombia Berdampak pada 282.000 Orang, Hampir 163.000 Rumah Disisir

Agus Mughni | Jum'at, 21/08/2026 10:22 WIB



Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pekan lalu berdampak pada sekitar 282.000 orang Tim pencarian dan penyelamatan korban bencana gempa bumi di wilayah barat Kolombia menyisir reruntuhan bangunan akibat gempa (Foto: Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pekan lalu berdampak pada sekitar 282.000 orang. Pemerintah masih melakukan pendataan kerusakan, sementara hampir 163.000 rumah disisir atau menjalani pemeriksaan struktur.

Data awal tersebut disampaikan International Organization for Migration (IOM) pada Kamis, berdasarkan angka sementara pemerintah Kolombia.

Gempa tersebut menewaskan 314 orang dan menimbulkan dampak luas terhadap permukiman warga. Pemerintah bersama pemerintah daerah dan tim tanggap darurat masih menilai kondisi bangunan serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Baca juga :
Komisi X Minta Data Kerusakan Sekolah Terdampak Gempa NTT Dimutakhirkan

Humanitarian Response and Recovery Specialist IOM untuk Amerika Latin dan Karibia, Jean Philippe Antolin, menyampaikan perkembangan situasi kemanusiaan tersebut dalam pengarahan kepada wartawan secara virtual dari Kolombia.

Menurut Antolin, sekitar 163.000 rumah terdampak dan kini menjalani penilaian struktur untuk menentukan tingkat kerusakan serta keamanan bangunan.

Baca juga :
Komisi V: Hunian Sementara Harus Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT

Untuk mendukung penanganan bencana, IOM pada Kamis meluncurkan flash appeal senilai US$30 juta.

Dana tersebut ditujukan untuk mendukung respons gempa selama enam bulan pertama, terutama untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak dan menyelamatkan jiwa.

Baca juga :
Bacaan Doa Saat Menghadapi Musibah Gempa Bumi

Bantuan awal akan mencakup dukungan kesehatan, sekaligus diarahkan secara bertahap untuk membantu proses pemulihan masyarakat dalam jangka lebih panjang.

“IOM bekerja bersama pemerintah Kolombia, pemerintah daerah, mitra lokal, serta badan-badan PBB lainnya untuk mendukung respons nasional terhadap keadaan darurat,” kata Antolin.

IOM menyatakan bantuan tersebut akan melengkapi upaya pemerintah yang saat ini menjadi pihak utama dalam penanganan bencana.

Jumlah warga terdampak dan rumah yang mengalami kerusakan masih bersifat sementara. Pemerintah terus melakukan penilaian untuk mengetahui skala penuh dampak gempa.

Pemeriksaan terhadap bangunan menjadi bagian penting dari respons karena kerusakan struktur dapat menentukan apakah rumah masih aman ditempati atau membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Di tengah proses tersebut, tim tanggap darurat dan pemerintah daerah terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Antolin mengapresiasi respons pemerintah Kolombia serta kerja tim di lapangan yang menangani kebutuhan warga setelah gempa.

“IOM mengapresiasi respons cepat dan tegas pemerintah Kolombia, serta dedikasi dan solidaritas para pejabat dan tim tanggap darurat yang bekerja di lapangan,” ujarnya. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gempa Bumi Gempa Kolombia Korban Gempa Bencana Gempa

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777