https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Warga Flores Masih Bertahan di Tenda, BNPB Minta Tak Panik-Tetap Waspada

Agus Mughni | Jum'at, 21/08/2026 11:32 WIB



Selama 2-3 minggu ke depan menurut BMKG gempa susulan itu mungkin masih terjadi. Tetapi gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat menemui penyintas di Desa Peozaka Ramba, Kabupaten Ende, Rabu (19/8) (Foto: BNPB)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah warga di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih memilih bertahan di tenda yang didirikan di depan rumah setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8).

Rasa takut dan trauma akibat guncangan kuat membuat sebagian penyintas belum berani kembali beraktivitas normal di dalam rumah. Meski kondisi di sejumlah wilayah berangsur kondusif, kekhawatiran terhadap gempa susulan masih dirasakan masyarakat.

Kondisi psikologis penyintas menjadi salah satu perhatian dalam proses penanganan pascagempa. Pemerintah mengingatkan rasa takut setelah mengalami gempa besar merupakan hal yang wajar, tetapi masyarakat diminta tidak membiarkannya berkembang menjadi kepanikan.

Baca juga :
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan di NTT, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Saat menemui penyintas di Desa Peozaka Ramba, Kabupaten Ende, Rabu (19/8), ia mengatakan gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa pekan.

“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Selama 2-3 minggu ke depan menurut BMKG gempa susulan itu mungkin masih terjadi. Tetapi gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama (red: tidak sebesar magnitudo 7,7),” ujar Suharyanto menjelaskan.

Baca juga :
Gempa Kolombia Berdampak pada 282.000 Orang, Hampir 163.000 Rumah Disisir

Menurutnya, kewaspadaan tetap menjadi hal utama, terutama bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan. Warga diminta tidak memasuki bangunan yang telah mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Pilihan untuk sementara tinggal di tenda di sekitar rumah dapat dilakukan apabila kondisi rumah belum dipastikan aman.

“Kalau rumahnya rusak cukup parah, jangan masuk dulu. Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Tetapi bagi rumah yang aman dan sudah diperiksa, masyarakat tidak perlu takut secara berlebihan. Tetap ikuti informasi resmi, jangan percaya pada kabar yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.

Baca juga :
Kapal Pelni Gratis Angkut Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan setiap getaran kecil sebagai alasan untuk panik. Sebaliknya, setiap getaran harus disikapi dengan pengetahuan dan kesiapsiagaan yang benar, seperti melindungi diri, menjauh dari bangunan yang berisiko, serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah disosialisasikan.

Kepala BNPB menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menghadapi situasi ini dengan ketakutan seorang diri. Pemerintah bersama pemerintah daerah, BMKG, BPBD, dan unsur terkait akan terus memantau perkembangan kondisi kegempaan dan memberikan informasi kepada masyarakat.

“Yang kita perlukan sekarang adalah tenang dan waspada. Jangan panik, tetapi juga jangan lengah. Dengarkan informasi dari sumber resmi. Pemerintah akan terus berada di tengah masyarakat dan memastikan kebutuhan serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” kata Suharyanto.

Pesan tersebut menjadi penting di tengah proses pemulihan masyarakat Flores. Selain membangun kembali rumah dan memenuhi kebutuhan dasar penyintas, pemulihan pascagempa juga perlu memberikan rasa aman secara psikologis agar masyarakat secara bertahap dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

BNPB mengajak masyarakat untuk saling menguatkan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menjadikan informasi resmi BMKG dan pemerintah sebagai rujukan utama. Dengan kewaspadaan yang tepat dan informasi yang benar, masyarakat diharapkan dapat menghadapi potensi gempa susulan secara lebih tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warga Flores Gempa Bumi Gempa NTT Korban Gempa

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777