https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Dilaporkan Mulai Hemat Rudal Pencegat di Tengah Konflik Iran

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 27/07/2026 11:30 WIB



Militer AS mulai membiarkan sebagian rudal dan pesawat nirawak Iran melintas tanpa dicegat karena persediaan amunisi pertahanan udaranya semakin menipis Ilustrasi rudal pencegat (Foto: STR/KCNA VIA KNS/AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Militer Amerika Serikat mulai membiarkan sebagian rudal dan pesawat nirawak Iran melintas tanpa dicegat karena persediaan amunisi pertahanan udaranya semakin menipis, menurut laporan NBC News yang mengutip sumber-sumber di pemerintahan AS.

Dua pejabat senior AS mengatakan para komandan militer mengizinkan sebagian rudal dan pesawat nirawak serang Iran menembus sistem pertahanan udara untuk menghemat stok rudal pencegat yang terus berkurang.

Menurut laporan tersebut, seluruh sasaran yang dinilai mengancam keselamatan personel militer AS tetap dicegat.

Baca juga :
IRGC Klaim Hancurkan Gudang Amunisi hingga Jet Tempur AS

Namun, dalam beberapa kasus, rudal dan pesawat nirawak yang menuju wilayah tanpa personel militer dibiarkan melintas meskipun berpotensi merusak infrastruktur pangkalan.

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mike Waltz membantah laporan mengenai menipisnya persediaan amunisi militer AS.

Baca juga :
Trump Yakin Rusia dan China Tak Pasok Senjata untuk Iran

Dalam wawancara dengan NBC News pada Minggu, Waltz meminta publik tidak mempercayai informasi yang bocor tersebut.

Ia bahkan menyatakan pihak yang menyebarkan informasi itu seharusnya dipenjara.

Baca juga :
Teheran Peringatkan Inggris Soal Konsekuensi Dukungan Serangan AS

Sebelumnya, CBS melaporkan pada Jumat bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump mengkhawatirkan laju penggunaan persenjataan Amerika Serikat yang terus meningkat.

Pada hari yang sama, Trump dilaporkan menunda rencana untuk meningkatkan secara signifikan operasi militer terhadap Iran.

Keputusan itu diambil karena kekhawatiran bahwa eskalasi konflik dapat semakin menguras persediaan rudal pencegat Patriot dan amunisi pertahanan udara lainnya yang telah menipis di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Sputnik

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Iran Iran AS Rudal Pencegat AS

Terpopuler

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777