https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Terowongan Proyek PLTA di India Runtuh, 9 Orang Tewas 15 Terjebak

Mutiul Alim | Selasa, 21/07/2026 16:45 WIB



Sedikitnya sembilan orang tewas dan 15 lainnya masih terjebak, setelah sebuah terowongan runtuh di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Banjir di India menyusul tragedi runtuhnya proyek terowongan (Foto: AFP)

New Delhi, Jurnas.com - Sedikitnya sembilan orang tewas dan 15 lainnya masih terjebak, setelah sebuah terowongan runtuh di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang sedang dibangun di wilayah timur laut terpencil India.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (20/7) kemarin di negara bagian Sikkim, Pegunungan Himalaya, ketika para pekerja sedang membangun sebuah terowongan untuk proyek PLTA yang dikelola negara di sungai Teesta.

"Kami memperkirakan sekitar 25-27 orang terjebak. Sembilan jenazah telah berhasil dievakuasi," kata Rajiv Roka, Direktur Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Sikkim sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa (20/7).

Runtuhnya terowongan tersebut kemungkinan dipicu oleh sebuah ledakan, yang penyebabnya masih belum dapat dipastikan. Apalagi, wilayah tersebut telah dilanda hujan monsun yang lebat dalam beberapa hari terakhir.

Roka mengatakan pihak berwenang tidak yakin penyebab ledakan tersebut karena lokasinya jauh di dalam terowongan. Namun, dia memperkirakan peristiwa ini disebabkan faktor alam.

Kebocoran gas metana beracun dari formasi batuan bawah tanah menghambat upaya penyelamatan, sehingga hanya tim yang membawa perlengkapan oksigen yang diizinkan masuk.

"Operasi penyelamatan agresif sedang berlangsung namun masalahnya adalah ada banyak gas di sana," kata Roka. Sebuah tim khusus yang terlatih dalam menangani kecelakaan pertambangan telah diterbangkan untuk membantu para tim penyelamat.

Kecelakaan di lokasi konstruksi infrastruktur besar adalah hal yang umum terjadi di India, namun para pakar ekologi mengatakan bahwa proyek-proyek pembangunan yang berlebihan telah menyebabkan lebih banyak bencana di wilayah Pegunungan Himalaya yang rapuh.

Pada 2023, 41 pekerja berhasil diselamatkan setelah 17 hari terjebak di bawah terowongan jalan raya di Himalaya yang runtuh di negara bagian Uttarakhand utara.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Terowongan Runtuh India Sikkim Himalaya Kecelakaan Konstruksi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777