https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Klaim Tanpa Kesepakatan Damai, Iran Bisa Dibombardir hingga Dua Tahun

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 18/06/2026 14:01 WIB



Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran mencegah serangan lanjutan AS ke Teheran hingga dua tahun. Presiden AS Donald Trump berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80, di New York City, New York, AS, 23 September 2025 (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran mencegah serangan lanjutan AS ke Teheran hingga dua tahun.

Ia mengatakan tanpa kesepakatan tersebut, Selat Hormuz tidak akan kembali dibuka.

"Jika kami tak membuat kesepakatan ini, kami bisa saja menjatuhkan lebih banyak bom selama dua minggu, tiga minggu, empat minggu, bahkan hingga dua tahun," kata Trump dalam konferensi pers, Rabu (17/6).

Baca juga :
Donald Trump Beri Peringatan Keras kepada Iran

Ia juga mengeklaim bahwa pasar akan terus merosot ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, bukan justru menguat seperti saat ini.

"Orang-orang yang sok jagoan tak menyadari bahwa ini bukan kesepakatan yang disusun dalam tiga bulan. Ini membutuhkan waktu bertahun-tahun. Kalian tahu kenapa? Karena sayalah yang membunuh Jenderal Soleimani," kata Trump.

Baca juga :
Trump: AS Terbuka untuk Lanjutkan Serangan ke Iran

Qasem Soleimani adalah Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang tewas dalam serangan AS.

Menurut Trump, jika Soleimani tidak tewas, kesepakatan damai dengan Iran mungkin tidak akan pernah tercapai.

Baca juga :
Kapal Tanker Iran Dilaporkan Telah Keluar dari Zona Blokade AS

Trump juga mengatakan bahwa tanpa kesepakatan damai, Iran berisiko menghadapi bencana ekonomi dan ia tidak ingin hal itu terjadi.

Pada 14 Juni, Iran dan AS mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman (MoU) perdamaian telah rampung. Dokumen itu dijadwalkan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat (19/6).

MoU itu memberi waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final terkait program nuklir Iran dan pencabutan sanksi AS.

Pada Rabu, Trump juga mengatakan dirinya mungkin akan tetap berada di Eropa untuk menghadiri penandatanganan MoU tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kesepakatan Damai Perang Iran Donald Trump

Terkini | Kamis, 18/06/2026 15:56 WIB

Terpopuler

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Selasa, 16/06/2026 05:05 WIB
Gaya Hidup

16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777