https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Timwas DPR Sebut Petugas Kesehatan-Fasilitas Medis Haji Belum Ideal

Gery David Sitompul | Rabu, 27/05/2026 15:45 WIB



Jumlah petugas kesehatan dan fasilitas medis yang digunakan untuk melayani jemaah haji saat ini belum ideal. Timwas Haji DPR RI 2026 mengingatkan jumlah petugas kesehatan dan fasilitas medis jemaah haji belum ideal.

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Netty Prasetiyani Aher, mengingatkan jumlah petugas kesehatan dan fasilitas medis yang digunakan untuk melayani jemaah haji saat ini belum ideal untuk menghadapi kompleksitas pelayanan jemaah di Tanah Suci.

Setelah melakukan serangkaian pemantauan di Arab Saudi, Netty menemukan sejumlah persoalan mendasar, mulai dari keterbatasan tenaga kesehatan, tingginya jumlah jemaah risiko tinggi, hingga armada ambulans yang sudah tidak layak operasi.

"Usulan untuk tahun yang akan datang perlu ditambah kuota petugas Haji bidang kesehatan baik di kloter maupun di PPIH Arab Saudi," kata Netty Senin, 25 Mei 2026.

Baca juga :
Kemenkeu Diingatkan Tak Jalan Sendiri Tangani Pascabanjir Sumatera

Ia mengatakan saat ini, total petugas kesehatan haji tercatat 1.249 orang. Mereka terdiri dari 1.050 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) dan 199 petugas kesehatan non-kloter. Mereka harus menangani lebih dari 221 ribu jemaah Indonesia yang tersebar di berbagai sektor pemondokan.

Menurut Netty, rasio tersebut belum memadai mengingat mayoritas jemaah memiliki kerentanan kesehatan. Selain faktor usia lanjut, banyak jemaah juga mengidap penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, gangguan jantung, hingga kanker.

Baca juga :
Anggota DPR Dorong SNI Jadi Instrumen Kedaulatan Negara

"Jumlah 199 PPIH bidang kesehatan dan 1.050 TKHK bukan rasio yang ideal untuk dapat melayani jemaah dengan berbagai tantangan baik kesehatan, lokasi pemondokan, aspek sosio kultural, cuaca panas, kepadatan jemaah, dan lain sebagainya," papar Politisi Fraksi PKS ini.

Persoalan lain yang mendapat perhatian serius adalah kondisi ambulans milik Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Dari sembilan unit ambulans milik KKHI, sebagian besar dinilai sudah tua dan tidak optimal digunakan.

Baca juga :
Legislator PKS: Putusan MK soal Kuota Perempuan Harus Proporsional

"Eksisting ambulans yang dimiliki Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebanyak 9 unit sudah tua, AC tidak dingin, dan tidak layak. Otomatis yang dapat digunakan 15 unit ambulans yang statusnya menyewa," tutur Anggota Komisi Kesehatan DPR RI itu.

Padahal, kebutuhan ambulans meningkat tajam menjelang Armuzna untuk evakuasi jemaah sakit dari pemondokan menuju rumah sakit maupun lokasi-lokasi ibadah utama.

"Padahal kebutuhan terhadap ambulans sangat tinggi untuk mengevakuasi, merujuk, dan mengantarkan pasien/jemaah ke rumah sakit (RS), pemondokan, dan puncak Haji Armuzna," lanjutnya.

Netty pun mengusulkan peremajaan armada ambulans pengadaan 2010 dengan unit baru agar pelayanan kesehatan jemaah tidak terganggu. Selain itu, ia meminta pembaruan alat kesehatan dan pembangunan gedung KKHI yang lebih ramah pasien.

Menurutnya, gedung KKHI Makkah yang saat ini mencapai 17 lantai menyulitkan proses penanganan pasien rujukan dan observasi. "Gedung baru tidak perlu tinggi (17 lantai) tapi bisa menampung jamaah yang membutuhkan rujukan sebelum ke RS Arab Saudi dan sebagai tempat observasi sementara minimal 24 jam," usul Netty

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Timwas Haji DPR Petugas Medis Jemaah Haji

Terkini | Senin, 03/08/2026 00:10 WIB

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777