https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menag Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran Ekoteologi Rawat Alam Semesta

Gery David Sitompul | Rabu, 27/05/2026 10:16 WIB



Masyarakat diminta membangkitkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam semesta melalui implementasi konsep ekoteologi dalam kehidupan. Menteri Agama, Nasaruddin Umar (Foto: kemenag)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh lapisan masyarakat membangkitkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam semesta melalui implementasi konsep ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari.

Saat ditemui selepas Shalat Idul Adha 1447 Hijriyah di Masjid Istiqlal di Jakarta, Rabu, ia mengatakan ketaatan seorang hamba kepada Tuhan tidak hanya diukur melalui ritual ibadah, melainkan juga harus diwujudkan dalam bentuk tindakan menyehatkan lingkungan.

"Kita menjadi seorang saleh itu bukan hanya diukur ketaatan-ketaatan saja, tetapi ketaatan itu harus diwujudkan dalam bentuk menyehatkan lingkungan. Kita tidak mungkin bisa menjadi sempurna sebagai hamba kalau lingkungan kita itu rusak," ujarnya.

Baca juga :
Menag: Iduladha 1447 H Usung Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan

Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal itu, menjelaskan kapasitas manusia di bumi mengemban dua peran utama, yakni sebagai hamba (abid) sekaligus pemimpin (khalifah), yang mana kedua peran tersebut tidak akan berjalan ideal tanpa adanya dukungan lingkungan alam yang sehat.

Dia juga menekankan pentingnya menjaga tiga dimensi hubungan secara berbanding lurus, yang meliputi hubungan manusia dengan Tuhan (hablum minallah), hubungan sesama manusia (hablum minannas), serta hubungan manusia dengan alam dan makhluk hidup (hablum ma`al makhluqat).

Baca juga :
Menag Minta Pesantren Naik Kelas dan Dirikan Ma`had Aly

Pesan-pesan lingkungan tersebut merupakan beberapa poin utama dalam khutbah Idul Adha berjudul "Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan" yang disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Hamdan Juhannis selaku khatib shalat Idul Adha di Istiqlal.

Gagasan ekoteologi yang disampaikan khatib dinilai relevan agar masyarakat tidak lagi menempatkan alam semesta sebagai objek semata yang bisa dieksploitasi, tetapi juga memperlakukannya sebagai subjek kehidupan.

Baca juga :
Menag: Tak Cukup Regulasi, Cegah Kekerasan Seksual Perlu Perubahan Budaya

"Bagaimana kita bisa khusyuk shalat kalau ada banjir? Jadi alam ini jangan hanya dijadikan semacam objek saja, tapi harus dianggap juga sebagai subjek dan sekaligus objek. Karena tanpa alam semesta kita tidak mungkin pernah menjadi manusia yang ideal," kata Menag Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memperbanyak salinan naskah khutbah tersebut, karena tak sedikit jajaran menteri dan tokoh masyarakat ingin membaca ulang untuk mempelajarinya sementara salinan sebelumnya dicetak terbatas.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Agama Nasaruddin Umar Kesadaran Ekoteologi Merawat Alam

Terpopuler

Senin, 25/05/2026 06:06 WIB
Humanika

20 Ucapan Iduladha 2026 Bahasa Arab Lengkap dengan Artinya

Senin, 25/05/2026 12:45 WIB
Olahraga

Carrick Sebut Fondasi Skuad Muda MU Tak Ternilai Harganya

Senin, 25/05/2026 04:04 WIB
Humanika

25 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777