https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dewa United Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas ke Pemain

Vaza Diva | Selasa, 21/04/2026 10:05 WIB



Dewa United Banten FC menyatakan sikap tegas menyusul insiden kekerasan yang terjadi dalam pertandingan antara tim pengembangan mereka melawan Bhayangkara Youth Insiden brutal yang terjadi di laga pembinaan usia muda antara Dewa United dan Bhayangkara Youth pada Minggu (Foto: dewaunited.com)

Tangerang, Jurnas.com - Dewa United Banten FC menyatakan sikap tegas menyusul insiden kekerasan yang terjadi dalam pertandingan antara tim pengembangan mereka melawan Bhayangkara Youth di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4).

Presiden klub, Ardian Satya Negara, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan, terlebih dalam kompetisi usia muda yang seharusnya menjadi ruang pembinaan dan penanaman nilai sportivitas.

“Kami mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi di Semarang. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih terjadi dalam kompetisi usia muda yang seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pembinaan," ujarnya di Dewa United Arena, Tangerang, dikutip dari laman resmi klub pada Selasa (21/4).

Baca juga :
Bojan Hodak Kecewa dengan Hasil Imbang Lawan Dewa United

Ardian juga menyoroti keterlibatan pihak-pihak yang seharusnya menjadi contoh dalam menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.

“Kami sangat menyayangkan adanya tindakan kekerasan. Apalagi itu dilakukan oleh pemain maupun pihak pelatih yang seharusnya menjadi panutan dan mampu menjaga situasi tetap kondusif," katanya.

Baca juga :
Pelatih Madura United Beberkan Kunci Kemenangan atas Persebaya

Sebagai bentuk respons, manajemen klub memastikan akan mengambil langkah konkret, termasuk mengajukan protes resmi dan mendorong penanganan serius atas kasus tersebut.

“Manajemen Dewa United akan secara resmi melayangkan protes kepada operator liga serta mendorong adanya investigasi dan sanksi tegas. Selain itu, kami juga akan menempuh jalur hukum terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan ini," ucapnya.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

Di akhir pernyataannya, Ardian menekankan pentingnya menjaga arah perkembangan sepak bola usia muda agar tetap berada pada jalur positif.

“Sepak bola Indonesia, khususnya di level akar rumput, sedang berkembang ke arah yang lebih baik. Karena itu, kami menegaskan bahwa insiden seperti ini tidak boleh terulang dan harus menjadi pelajaran serius bagi semua pihak," kata Ardian.

Insiden ini menjadi sorotan karena terjadi di level pembinaan, yang selama ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia yang lebih sehat dan berintegritas.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sepakbola Indonesia Dewa United Bhayangkara Youth Ardian Satya Pemain Muda

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777