https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Aboe Bakar Temui Ulama Madura, Sepakat Sinergi Berantas Narkoba

Samrut Lellolsima | Senin, 20/04/2026 23:42 WIB



Pernyataan yang saya sampaikan tidak tepat dalam cara penyampaiannya. Saya berterima kasih kepada para ulama BASSRA yang telah menerima permohonan maaf saya. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ibnu Kholil, Madura. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ibnu Kholil, Madura, untuk bersilaturahmi dengan para ulama yang tergabung dalam Badan Silaturahmi Ulama Santri Madura (BASSRA).

Pertemuan yang berlangsung pada Senin (20/4) itu dihadiri sekitar 18 ulama dari empat kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Hadir pula Ketua BASSRA KH Mohammad Rofie Baidlowi serta Sekretaris Jenderal KH Syafik Rofii.

Baca juga :
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong

Suasana dialog berjalan serius namun tetap hangat dan penuh kekeluargaan. Diskusi berlangsung selama kurang lebih empat jam, dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, dan menghasilkan sejumlah kesepakatan yang dituangkan dalam pernyataan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Aboe Bakar menyampaikan klarifikasi secara langsung terkait polemik yang sebelumnya berkembang. Ia mengakui adanya kekeliruan dalam penyampaian pernyataannya.

Baca juga :
Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga

“Pernyataan yang saya sampaikan tidak tepat dalam cara penyampaiannya. Saya berterima kasih kepada para ulama BASSRA yang telah menerima permohonan maaf saya,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan ini dapat meredakan ketegangan sekaligus mengakhiri polemik di tengah masyarakat.

Baca juga :
Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon

Selain itu, Aboe Bakar menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan para ulama dan aparat penegak hukum, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba. Sinergi tersebut diarahkan pada penguatan regulasi yang lebih tegas dan efektif.

Dalam kesepakatan yang dibacakan pihak BASSRA, ditegaskan bahwa tidak terdapat niat dari Aboe Bakar untuk merendahkan ulama maupun lembaga di Madura. Kesalahan yang terjadi disebut murni pada aspek penyampaian.

Kedua pihak juga sepakat untuk mempererat kolaborasi dalam memerangi peredaran narkotika dan psikotropika, dengan melibatkan peran aktif ulama dan DPR RI.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, polemik yang sempat mencuat dinyatakan selesai.

“Insyaallah ini menjadi awal untuk membangun kembali kepercayaan antara wakil rakyat dan ulama di Madura,” tutupnya.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi III Aboe Bakar Alhabsyi ulama Madura sinergi berantas narkoba ulama BASSRA

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777