https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Udara Jakarta Terburuk Kedua se-Indonesia Pagi Ini

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 13/04/2026 07:14 WIB



Kualitas udara Kota Jakarta pada Senin pagi ini tercatat tidak sehat dan terburuk kedua se-Indonesia. Ilustrasi kualitas udara Jakarta.

Jakarta, Jurnas.com - Kualitas udara Kota Jakarta pada Senin (13/4) pagi ini tercatat tidak sehat dan terburuk kedua se-Indonesia.

Karenanya masyarakat disarankan mengenakan masker saat berada di luar rumah, demikian menurut laman IQAir pada Senin pagi, dengan pembaruan pada pukul 06.00 WIB.

IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 153 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 58 mikrogram per meter kubik atau 11,6 lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga :
Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Kembali Memburuk

PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara.

Baca juga :
Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Baik

Adapun kualitas udara terburuk se-Indonesia yakni Serpong yang memiliki poin 155, diikuti Jakarta dengan poin 153, selanjutnya ada Bekasi (137), Tangerang Selatan (124), dan Tangerang (105).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan respon cepat untuk menanggulangi pencemaran udara di Ibu Kota saat musim kemarau yang diprediksi terjadi pada awal Mei hingga Agustus mendatang.

Baca juga :
Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk Tiga Terburuk Dunia

Langkah cepat penanganan pencemaran udara saat kemarau, meliputi peningkatan kualitas sistem pemantau kualitas udara dan uji emisi kendaraan bermotor.

Selain itu, Pemprov DKI juga memiliki Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang sedang dievaluasi dari berbagai aspek mulai dari tren PM2.5, beban emisi per sektor, hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Udara Jakarta Udara Tak Sehat Kualitas Udara Jakarta

Terkini | Selasa, 19/05/2026 06:01 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777