https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Terima 10 Poin Proposal yang Diajukan Iran untuk Akhiri Perang

Vaza Diva | Rabu, 08/04/2026 11:09 WIB



Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat secara prinsip telah menerima proposal berisi 10 poin yang diajukan untuk mengakhiri konflik di antara kedua negara. Ilustrasi - bendera Iran (Foto: Reuters/Leonhard Foeger)

Teheran, Jurnas.com - Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat secara prinsip telah menerima proposal berisi 10 poin yang diajukan untuk mengakhiri konflik di antara kedua negara.

Informasi tersebut disampaikan pada Rabu melalui laporan lembaga penyiaran resmi Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB).

Menurut pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC), proposal tersebut akan menjadi dasar dalam perundingan menuju kesepakatan yang lebih luas, meskipun rincian lengkapnya belum dipublikasikan secara terbuka.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Berdasarkan laporan IRIB, isi proposal mencakup sejumlah poin utama, di antaranya jaminan tidak adanya agresi terhadap Iran, pengakuan atas kendali Teheran di Selat Hormuz, serta penerimaan terhadap program pengayaan uranium.

Selain itu, Iran juga menuntut pencabutan seluruh sanksi utama maupun sekunder yang selama ini diberlakukan oleh Washington.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Proposal tersebut juga mencakup penghentian resolusi Dewan Keamanan PBB dan IAEA terhadap Iran, pemberian kompensasi, penarikan pasukan tempur AS dari kawasan, hingga penghentian konflik di berbagai front, termasuk di Lebanon.

SNSC menegaskan bahwa proses negosiasi ini belum menandakan berakhirnya perang.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Kesepakatan final, menurut mereka, hanya dapat dicapai apabila seluruh syarat yang diajukan Iran dipenuhi secara rinci.

Dalam periode negosiasi, Iran juga menjamin keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz melalui koordinasi dengan angkatan bersenjatanya.

Rencana perundingan dijadwalkan dimulai pada Jumat (10/4) di Islamabad dengan mediasi Pakistan, dan diperkirakan berlangsung selama dua pekan dengan kemungkinan perpanjangan.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan menunda rencana serangan terhadap Iran selama dua minggu, serta menyebut proposal dari Teheran sebagai dasar yang dapat diterapkan untuk negosiasi. (Anadolu)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Iran vs Amerika Konflik Timur Tengah Selat Hormuz Gencatan Senjata Donald Trump

Terkini | Selasa, 19/05/2026 09:03 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777