https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Said Abdullah: Jangan Korbankan Rakyat Demi Kurangi Subsidi BBM

Samrut Lellolsima | Senin, 06/04/2026 15:23 WIB



Kalau subsidi BBM dikurangi, kami tidak sepakat. Jangan sampai kebijakan yang diambil malah membebani rakyat kecil. Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah. (Foto: Dok. Parlementaria)

Jakarta, Jurnas.com — Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menolak wacana pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang sebelumnya diusulkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

Dia menegaskan, kebijakan fiskal di tengah tekanan global justru harus melindungi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, bukan sebaliknya. Menurut dia, opsi mengurangi subsidi bukan langkah yang tepat di saat harga energi dunia sedang bergejolak.

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

“Kalau subsidi BBM dikurangi, kami tidak sepakat. Jangan sampai kebijakan yang diambil malah membebani rakyat kecil,” ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/4).

Politikus PDIP ini menegaskan bahwa pemerintah seharusnya lebih fokus mengevaluasi harga BBM nonsubsidi yang saat ini masih belum mengalami penyesuaian, dibanding mengutak-atik subsidi yang menyasar masyarakat rentan.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

Menurut Said, penyesuaian harga BBM nonsubsidi lebih rasional, meski tetap harus dihitung secara cermat dampaknya terhadap inflasi.

“Kalau yang disesuaikan harga keekonomian, itu lebih masuk akal. Tapi tetap harus dihitung efek inflasinya, karena dampaknya bisa luas,” katanya.

Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI

Di sisi lain, Banggar DPR juga mendorong perbaikan tata kelola subsidi energi, khususnya LPG 3 kilogram, agar benar-benar tepat sasaran. Said menekankan pentingnya validasi data penerima secara berulang dengan sistem yang lebih akurat.

“Subsidi itu harus sampai ke yang berhak. Jangan hanya mengandalkan data, tapi perlu verifikasi berlapis, bahkan bisa dengan identifikasi seperti sidik jari atau retina,” ucapnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengurangan subsidi BBM guna menekan defisit anggaran, seiring meningkatnya tekanan akibat konflik global dan lonjakan harga minyak dunia.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Ketua Banggar Said Abdullah subsidi BBM Jusuf Kalla lonjakan harga minyak

Terkini | Selasa, 19/05/2026 10:24 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777