https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kisah Mudik Rasulullah SAW, Fathu Makkah dan Makna Pulang Kampung

Agus Mughni | Senin, 23/02/2026 05:05 WIB



Namun jauh sebelum tradisi mudik dikenal luas seperti sekarang, Rasulullah SAW dan para sahabatnya pernah melakukan perjalanan “pulang kampung” yang monumental Ilutrasi mudik pada 10 Ramadan (Foto: Pexels/Ed Duvico)

Jakarta, Jurnas.com - Menjelang Idulfitri, tradisi mudik menjadi fenomena tahunan yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Jutaan umat Muslim melakukan perjalanan dari kota besar menuju kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga, mempererat silaturahmi, dan mengenang masa kecil saat Lebaran.

Namun jauh sebelum tradisi mudik dikenal luas seperti sekarang, Rasulullah SAW dan para sahabatnya pernah melakukan perjalanan “pulang kampung” yang monumental dalam sejarah Islam. Peristiwa tersebut dikenal sebagai Fathu Makkah atau Penaklukan Makkah, yang sarat makna spiritual dan kemanusiaan.

Mengutip NU Online, pada 10 Ramadan tahun ke-8 Hijriah, Rasulullah SAW bersama sekitar 10.000 sahabat bergerak dari Madinah menuju Makkah. Momentum ini terjadi delapan tahun setelah hijrah, saat Makkah yang dahulu menjadi tempat kelahiran beliau justru menjadi pusat penentangan terhadap dakwah Islam.

Baca juga :
Panduan Adab dan Sunah Hari Jumat Sesuai Tuntunan Rasulullah

Perjalanan tersebut bukan sekadar ekspedisi militer, melainkan titik balik besar dalam sejarah peradaban Islam. Saat memasuki Kota Makkah, Rasulullah SAW tidak menunjukkan sikap balas dendam terhadap pihak-pihak yang sebelumnya memusuhi dan mengusirnya.

Sebaliknya, beliau memberikan pengampunan umum kepada penduduk Makkah. Sikap penuh kasih dan kebesaran hati itu menjadi pesan kuat bahwa kemenangan sejati bukanlah pada penaklukan fisik, melainkan pada kemampuan memaafkan dan menegakkan kedamaian.

Baca juga :
Dikhianati Sahabat? Ini Sikap yang Dianjurkan dalam Islam

Dalam peristiwa itu pula, Rasulullah SAW memerintahkan pembersihan Ka’bah dari 360 berhala yang selama bertahun-tahun disembah masyarakat Arab jahiliah. Di antara berhala terbesar yang dihancurkan adalah Hubal, al-Latta, dan al-Uzza, simbol kemusyrikan yang akhirnya tumbang seiring tegaknya tauhid.

Fathu Makkah menandai perubahan besar dalam peta sosial dan keagamaan di Jazirah Arab. Banyak penduduk Makkah yang kemudian memeluk Islam secara sukarela, memperlihatkan bahwa pendekatan damai dan akhlak mulia mampu meluluhkan hati lebih efektif daripada kekerasan.

Baca juga :
Belajar dari Kisah Rasulullah Memperlakukan Istri dalam Rumah Tangga

Jika dikaitkan dengan tradisi mudik menjelang Lebaran, peristiwa ini memberi refleksi mendalam tentang makna pulang. Mudik bukan sekadar perjalanan fisik menuju kampung halaman, tetapi juga perjalanan spiritual untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan, dan menebar kebaikan.

Semangat yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam Fathu Makkah mengajarkan bahwa setiap kepulangan seharusnya membawa kedamaian dan rekonsiliasi. Dengan demikian, tradisi mudik Idulfitri dapat dimaknai bukan hanya sebagai rutinitas tahunan, melainkan momentum memperkuat persaudaraan dan memperbarui komitmen pada nilai-nilai kasih sayang.

Melalui kisah ini, umat Muslim diajak memahami bahwa makna mudik dalam Islam melampaui perjalanan geografis. Ia adalah simbol kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, dan membangun kembali hubungan yang mungkin sempat renggang, sebagaimana Rasulullah SAW mencontohkannya lebih dari 14 abad silam. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kisah Mudik Rasulullah SAW Bulan Ramadan Fathu Makkah

Terkini | Senin, 03/08/2026 00:28 WIB

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777