https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Alih Fungsi Lahan Tak Terkendali Tingkatkan Risiko Bencana Lingkungan

Samrut Lellolsima | Rabu, 04/02/2026 18:21 WIB



Contohnya di Papua banyak lahan disana ternyata tidak layak, padahal peraturan jelas menegaskan setiap alih fungsi lahan harus berdampak baik bagi ekosistem. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar, Alien Mus. (Foto: Dok. Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Alih fungsi lahan yang tidak terkendali menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana lingkungan, serta faktor krusial yang memengarui hasil panen. 

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus menjelaskan, perubahan kawasan resapan air menjadi permukiman, industri, maupun infrastruktur dinilai dapat mengurangi kemampuan alam dalam mengendalikan banjir, longsor, dan degradasi ekosistem. 

“Contohnya di Papua banyak lahan disana ternyata tidak layak, padahal peraturan jelas menegaskan setiap alih fungsi lahan harus berdampak baik bagi ekosistem dan masyarakat,” kata Alien, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

Kendati begitu, hingga kini belum ada penegasan yang jelas dari pemerintah mengenai akar persoalan kerusakan lingkungan yang memicu bencana berulang.

Politikus Golkar ini menekankan perlu ada penegasan yang jelas dari pemerintah mengenai akar persoalan kerusakan lingkungan yang memicu bencana berulang. Karena hal itu dapat menjadi fondasi utama dalam membangun advokasi kebijakan yang kuat dan berbasis bukti.

Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI

“Dampaknya akan luar biasa apabila diberikan izin, selain itu setiap perusahaan juga harus memastikan AMDAL,” tandasnya.

Diketahui, fenomena konversi lahan telah terjadi setiap tahun, dan membuat luas areal panen terus tergerus: dari 10,66 juta hektare pada 2020 turun menjadi 10,41 juta hektar pada 2021. Bahkan angka itu kembali merosot pada 2023 yang menjadi 10,21 juta hektare, himgg 2024 10,05 juta hektare.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi IV Alien Mus alih fungsi lahan bencana lingkungan Politikus Golkar

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777