https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bulan Istimewa, Gerhana Cincin Api Muncul di Langit Jelang Ramadan

Agus Mughni | Kamis, 29/01/2026 21:20 WIB



Menjelang pertengahan bulan, perhatian tertuju pada Bulan Baru 17 Februari 2026, fase penting yang juga akan menjadi penanda awal perhitungan kalender Hijriah Gerhana Matahari CIncin Api (Foto: Via Business Insider)

Jakarta, Jurnas.com - Februari 2026 menjadi bulan yang istimewa, tak hanya karena menyimpan rangkaian fenomena astronomi langka, tetapi juga akan hadir bulan suci Ramadan, yang diprediksi mulai pada 18 Februari 2026.

Dikutip dari Live Science pada Kamis (29/1), langit Februari akan dibuka dengan kemunculan Bulan Purnama Salju (Snow Moon) pada 1 Februari 2026. Purnama kedua tahun ini muncul di rasi Leo dan mencapai fase penuh pada pukul 17.09 EST, tampak paling indah saat terbit di ufuk timur menjelang malam. Cahayanya masih terlihat terang hingga keesokan harinya.

Yang membuat Snow Moon tahun ini istimewa, posisinya berdekatan dengan Beehive Cluster (M44), gugus bintang terbuka yang dikenal sebagai salah satu yang paling terang dan paling dekat dari Tata Surya, berjarak sekitar 577 tahun cahaya. Dengan bantuan teropong sederhana, ratusan bintang kecil di gugus ini bisa diamati.

Baca juga :
Puncak Hujan Meteor Eta Aquariid 5–6 Mei, Komet Halley Muncul Jelang Fajar

Menjelang pertengahan bulan, perhatian tertuju pada Bulan Baru 17 Februari 2026, fase penting yang juga akan menjadi penanda awal perhitungan kalender Hijriah.

Pada hari yang sama, akan terjadi gerhana Matahari cincin api (annular solar eclipse), di mana Bulan menutupi bagian tengah Matahari dan menyisakan lingkaran cahaya di tepinya. Fenomena langka ini hanya dapat disaksikan dari wilayah Antarktika.

Baca juga :
Fenomena Langit Mei 2026, Ada Purnama Flower Moon hingga Blue Moon

Bulan Baru tersebut terjadi sehari sebelum prediksi awal Ramadan, menjadikan Februari 2026 sebagai periode yang sarat makna, baik secara astronomi maupun spiritual. Dalam tradisi Islam, pengamatan fase Bulan memiliki peran penting dalam penentuan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan.

Perpaduan antara fenomena langit yang dramatis dan momen transisi menuju Ramadan menjadikan Februari 2026 bukan sekadar bulan biasa, melainkan dapat dijadikan waktu reflektif yang menghubungkan sains, alam, dan spiritualitas.

Baca juga :
Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon hingga Hujan Meteor Lyrid
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Fenomena Langit Gerhana Matahari Cincin Api Bulan Ramadan

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777