https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kenapa Bulan Syaban Disebut Bulan Ruwah? Ini Makna dan Tradisinya

Agus Mughni | Minggu, 25/01/2026 23:59 WIB



Di Jawa, bulan penuh berkah ini juga dikenal dengan nama Ruwah, sebuah istilah kalender Jawa yang terkait erat dengan tradisi mengenang leluhur Tradisi Ruwahan di bulan Ruwah yang bertepatan dengan bulan Syaban di Kalurahan Banjarejo, Gunungkidul, Yogyakarta, Jawa Tengah (Foto: Kalurahan Banjarejo)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Sya`ban, yang jatuh beberapa minggu sebelum Ramadan, memiliki makna mendalam bagi umat Muslim, termasuk di Indonesia, khususnya di Jawa. Di sana, bulan ini juga dikenal dengan nama Ruwah, sebuah istilah kalender Jawa yang terkait erat dengan tradisi mengenang leluhur.

Sya`ban tidak hanya dipahami sebagai bulan menjelang Ramadan, tetapi juga sebagai waktu untuk merenung atau refleksi, serta memperbanyak doa. Istilah Ruwah sendiri sering dikaitkan dengan kata “arwah”, yang dalam bahasa Jawa berarti roh atau jiwa orang yang telah meninggal.

Dikutip laman FTK Unisnu Jepara, menurut Raden Tumenggung Tondonagaro, budayawan sekaligus abdi dalem Keraton Surakarta, kata “Ruwah” berasal dari ungkapan meruhi arwah, yang berarti berziarah ke makam leluhur. Karena itu, di bulan ini masyarakat Jawa melakukan berbagai ritual untuk mengenang leluhur mereka, seperti nyadran, tahlilan, sedekah, tasyakuran, nyekar, hingga ziarah kubur.

Baca juga :
Jumat Terakhir Syaban 2026, Ramadan Kian Dekat, Apa yang Perlu Disiapkan?

Tidak jarang makam-makam, terutama milik para wali, dipenuhi pengunjung yang datang untuk mendoakan mereka. Tradisi ini sekaligus menjadi momen untuk merenung dan mengingat kematian serta kehidupan setelahnya, karena diyakini para arwah menunggu doa dari anak cucu mereka.

Aktivitas ziarah kubur kerap dipandang sebagai bentuk sungkeman, sekaligus permohonan doa agar keluarga diberkahi dan diberi kekuatan menyambut Ramadan. Namun, Ruwahan tidak semata soal mengirim doa, karena ada makna yang lebih dalam.

Baca juga :
Jumat Terakhir Syaban 2026, Momentum Muhasabah dan Persiapan Sambut Ramadan

Menurut ajaran Rasulullah SAW, ziarah kubur merupakan salah satu media pengingat akan kematian dan kehidupan akhirat. Oleh karena itu, dalam tradisi Jawa, tahlilan, nyekar, dan doa di makam menjadi panggilan untuk merenungkan takdir manusia yang pasti akan meninggal.

Al-Ghazali menjelaskan bahwa mengenang kematian memberi manfaat spiritual, seperti menyembuhkan jiwa, menyegarkan spiritual yang lelah, dan membangkitkan kekuatan batin. Bahkan, perenungan ini kini diterima sebagai metode psikologis yang efektif, terutama bagi mereka yang ingin meninggalkan kebiasaan buruk.

Baca juga :
Anjuran Saling Memaafkan Jelang Ramadan, Menata Hati Menyambut Bulan Suci

Penelitian dalam buku The Secret of Kematian karya Fakhrurrozi menunjukkan bahwa merenungkan kematian membuat seseorang lebih bersyukur dan lebih peka dalam menghargai hidup. Dengan begitu, tradisi Ruwah sejalan dengan praktik Islam, yaitu dzikrul maut atau mengingat kematian.

Rasulullah SAW senantiasa menekankan agar umatnya merenungkan kematian atau refleksi pribadi. Kesadaran akan kematian membantu seorang Muslim menjadi lebih ikhlas dalam hidup, lebih tekun beribadah, dan mempersiapkan diri menyambut kehidupan akhirat.

Dengan demikian, Bulan Sya`ban atau Ruwah bukan sekadar penanda waktu, tetapi momentum bagi umat Muslim, khususnya di Jawa, untuk menghormati leluhur, memperkuat spiritualitas, dan menyiapkan hati menyambut Ramadan. Tradisi ini mengajarkan nilai refleksi diri, penghargaan terhadap kehidupan, dan kesadaran akan kematian yang tidak bisa dihindari. (*)

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bulan Syaban Bulan Ruwah Tradisi Ruwahan Jelang Ramadan

Terkini | Selasa, 16/06/2026 11:42 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777