https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Berbagai Sunnah Rasulullah SAW yang Kerap Terabaikan

Vaza Diva | Selasa, 20/01/2026 20:30 WIB



Menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW yang sering diabaikan merupakan upaya menjaga kemurnian ajaran Islam. Ilustrasi - lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam keseharian umat Islam saat ini, tidak sedikit ajaran Nabi Muhammad SAW yang perlahan ditinggalkan atau dianggap sebagai amalan ringan yang tidak mendesak.

Padahal, sunnah Rasulullah SAW merupakan pedoman hidup yang memiliki kedudukan penting dalam agama dan menjadi bagian dari ketaatan kepada Allah SWT, bukan sekadar pelengkap ibadah.

Al-Qur`an secara tegas memerintahkan kaum beriman untuk mengikuti apa pun yang datang dari Rasulullah SAW dan menjauhi larangannya. Hal ini menegaskan bahwa sunnah adalah sumber petunjuk yang wajib dijadikan rujukan.

Baca juga :
Mengenal Hari Tasyrik: Makna, Asal Usul hingga Larangan Puasa

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka ambillah, dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hasyr: 7)

Baca juga :
Panduan Adab dan Sunah Hari Jumat Sesuai Tuntunan Rasulullah

Ayat ini menunjukkan bahwa mengikuti sunnah bukanlah pilihan tambahan, melainkan bentuk ketaatan langsung kepada Allah melalui Rasul-Nya.

Rasulullah SAW juga memberikan dorongan besar kepada umatnya agar menghidupkan kembali sunnah-sunnah yang mulai dilupakan. Dalam sebuah hadis, beliau menjanjikan pahala besar bagi siapa saja yang berusaha mengamalkannya.

Baca juga :
Ini Surat di Al-Qur`an yang Dianjurkan Dibaca pada Hari Jumat

مَنْ أَحْيَا سُنَّتِي قَدْ أُمِيتَتْ بَعْدِي فَلَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لَا يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barang siapa menghidupkan sunnahku yang telah ditinggalkan setelahku, maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Hadis ini menegaskan bahwa sunnah, meskipun tampak sederhana seperti adab makan, dzikir harian, atau shalat sunnah, memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah jika dijaga dan diamalkan secara konsisten.

Lebih jauh, Al-Qur’an mengaitkan kecintaan kepada Allah dengan kesediaan mengikuti Rasulullah SAW dalam seluruh aspek kehidupan. Menghidupkan sunnah bukan hanya soal praktik ibadah, tetapi juga bukti keimanan dan cinta sejati kepada Nabi.

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

“Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” (QS. Ali ‘Imran: 31)

Ayat ini menegaskan bahwa mengikuti sunnah Rasulullah SAW adalah jalan menuju cinta dan ampunan Allah, bukan sekadar simbol atau pengakuan lisan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Sunnah Nabi SAW Rasulullah SAW umat Islam

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777