https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Sebut Situasi Terkendali Usai Penahanan Massal

Vaza Diva | Sabtu, 17/01/2026 13:30 WIB



Aparat keamanan Iran dilaporkan telah menahan sekitar 3.000 orang yang disebut sebagai `teroris` terkait `kerusuhan` yang terjadi baru-baru ini. Arsip - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melambaikan tangan selama pertemuan di Teheran, Iran, 20 Mei 2025 (Foto: WANA via REUTERS)

Teheran, Jurnas.com - Aparat keamanan Iran dilaporkan telah menahan sekitar 3.000 orang yang disebut sebagai "teroris" terkait "kerusuhan" yang terjadi baru-baru ini.

Informasi tersebut disampaikan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, yang dikutip pada Sabtu (17/1), pernyataan oleh pejabat keamanan setempat.

Menurut laporan itu, para tahanan mencakup tokoh-tokoh utama di balik `kerusuhan,` pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan Israel, individu bersenjata, para `perusuh` yang merusak fasilitas publik, hingga mereka yang diduga terlibat dalam pembunuhan warga Iran.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Tasnim juga menyebutkan bahwa kondisi keamanan di Iran dalam beberapa hari terakhir cenderung terkendali. Meski demikian, aparat masih mewaspadai adanya upaya-upaya "untuk menyulut kembali kerusuhan."

Aksi protes di Iran mulai merebak sejak akhir Desember di sejumlah kota, dipicu oleh melemahnya nilai tukar mata uang rial Iran secara signifikan. Pemerintah setempat mengakui adanya demonstrasi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk merespons tuntutan ekonomi masyarakat.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Namun, otoritas Iran juga menegaskan larangan terhadap tindakan kekerasan, perusakan, maupun kerusuhan. Dalam perkembangannya, unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai berujung ricuh dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan fasilitas umum, masjid, gedung pemerintahan, dan perbankan, terutama pada 8 dan 9 Januari.

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas memburuknya situasi keamanan tersebut.

Baca juga :
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Aksi demo negara Iran kota Teheran Amerika Serikat teroris tertangkap

Terpopuler

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

Sabtu, 04/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belgia vs Amerika Serikat

Sabtu, 04/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Paraguay

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777