https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pejabat PIS Bantah PT JMN Biayai Acara Main Golf di Thailand

Gery David Sitompul | Jum'at, 16/01/2026 01:13 WIB



Manajer Shipping Business PT PIS Muhammad Umar Said membantah PT JMN membiayai acara main golf di Thailand seperti yang dituduhkan jaksa. Sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan kilang minyak PT Pertamina.

Jakarta, Jurnas.com - Manajer Shipping Business PT Pertamina International Shipping (PIS) Muhammad Umar Said membantah PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) membiayai acara main golf di Thailand seperti yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU). Umar Said menegaskan, para peserta yang mengikuti acara tersebut menanggung biaya masing-masing. 

Hal itu ditegaskan Umar Said saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Mulanya, kuasa hukum beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa  Muhammad Kerry Adrianto Riza, Patra M Zen menanyakan kepada Umar Said mengenai adanya undangan dari Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim Dimas Werhaspati untuk mengikuti acara main golf di Thailand. Menjawab pertanyaan itu, Umar Said menekankan, tidak ada undangan dari Dimas. Umar Said juga membenarkan saat dikonfirmasi para peserta membayar masing-masing untuk main golf tersebut. 

Baca juga :
Melalui Surat, Kerry Riza Harap Prabowo Bantu Dapatkan Keadilan

"Bapak bilang biaya masing-masing?" tanya Patra. 

"Betul," jawab Umar Said. 

Baca juga :
Eksaminasi Klaster Riset FHUI: Putusan Kerry Riza Hasil Dari Unfair Trial

Patra kemudian mencecar Umar Said mengenai adanya komunikasi dengan para pejabat di PIS lainnya, mengenai rencana main golf yang dibiayai PT JMN atau PT Orbit Terminal Merak (OTM). Umar Said membantah adanya pembicaraan tersebut. 

"Pada saat itu ada enggak rencana bapak ngobrol ke PIS, kita mau golf nanti difasilitasi oleh OTM, enggak perlu bayar, ada enggak?" tanya Patra. 

Baca juga :
Kerry Riza Laporkan 4 Mejalis Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA

"Tidak ada," jawab Umar Said. 

"Tahu enggak Anda soal itu?" tanya Patra. 

"Tidak ada," tegas Umar Said. 

"Dengan petinggi PIS ada rencana itu enggak?" cecar Patra. 

"Tidak ada," tegas Umar Said. 

Umar Said mengakui free green fee atau biaya untuk bermain di lapangan golf awalnya dibayar oleh Dimas. Namun, Umar Said menekankan, biaya itu dikembalikan setelah permainan atau sepulangnya ke Indonesia. 

"Dikembalikan ya? Yang setahu bapak ya?" tanya Patra. 

"Iya," jawab Umar Said. 

"Di mana dikembalikannya?" tanya Patra. 

"Di Pondok Indah," kata Umar Said. 

Patra kemudian menanyakan kepada Umar Said mengenai adanya pembicaraan mengenai penyewaan kapal atau pengadaan di Pertamina saat main golf tersebut. Umar Said menegaskan, tidak ada pembicaraan mengenai bisnis dalam acara itu. 

"Apakah pada waktu bapak main golf itu ada pejabat dari PIS itu yang bicara mengatur soal pengadaan?" tanya Patra. 

"Tidak ada," jawab Umar Said. 

"Ada enggak pembicaraan di situ, kita mau sewa kapal, mantap nih OTM?" cecar Patra. 

"Tidak ada," tegas Umar Said. 

Umar Said juga menegaskan, acara main golf itu tidak hanya melibatkan PT JMN dengan pejabat PIS. Dikatakan, acara itu terbuka untuk pihak lainnya. Bahkan, katanya, Dimas turut membawa keluarganya saat itu. 

"Boleh enggak kalau yang main saya kebetulan saat itu? Atau emang tertutup?" tanya Patra. 

"Silakan pak," jawab Umar Said. 

Seusai persidangan, Patra menyatakan, kesaksian Umar Said menegaskan tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi terkait acara main golf di Thailand tersebut. Kalaupun ada pelanggaran, Patra menyatakan, hal itu lebih kepada pelanggaran etik, bukan pidana. 

"Enggak ada unsur perbuatan melawan hukum main golf Pak. Enggak ada. Kalaupun mungkin katanya melanggar etik, ya itu hukumannya etika lah ya kan. Besok-besok jangan foto habis main golf itu," katanya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Korupsi Tata Kelola Minyak Korupsi PT Pertamina Pertamina International Shipping

Terpopuler

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

Sabtu, 04/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belgia vs Amerika Serikat

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777