https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

China Desak AS Bebaskan Nicolas Maduro dan Istrinya Cilia Flores

Vaza Diva | Senin, 05/01/2026 05:05 WIB



Kementerian Luar Negeri China meminta Amerika Serikat segera membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap dan berada dalam tahanan AS di atas kapal perang USS Iwo Jima. (Foto:Truth Social/realDonaldTrump)

Beijing, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri China meminta Amerika Serikat segera membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, setelah sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa keduanya telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.

“China menyerukan kepada AS untuk menjamin keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, membebaskan mereka segera, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Beijing menyampaikan keprihatinan mendalam atas apa yang mereka sebut sebagai penahanan paksa terhadap Maduro dan istrinya. Menurut China, langkah Washington tersebut melanggar hukum internasional dan prinsip dasar hubungan antarnegara, serta berseberangan dengan tujuan Piagam PBB.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Pada Sabtu, Trump menyampaikan bahwa AS melancarkan operasi besar di Venezuela, menangkap Maduro dan Cilia Flores, lalu mengusir mereka dari negara itu.

Sejumlah laporan media menyebut adanya ledakan di Caracas yang dikaitkan dengan operasi Delta Force, sementara New York Times mengutip pejabat Venezuela yang menyebut sedikitnya 40 orang tewas.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Pemerintah Venezuela mengatakan tidak mengetahui keberadaan Maduro dan menuntut bukti bahwa ia masih hidup. Trump kemudian mengunggah foto yang disebutnya menunjukkan Maduro berada di atas kapal USS Iwo Jima.

Media AS juga menayangkan gambar pesawat yang diduga membawa Maduro dan istrinya mendarat di New York, dikawal aparat bersenjata. Di dalam negeri AS, sebagian anggota Kongres mengecam operasi itu sebagai tindakan ilegal, sementara pemerintah menyatakan Maduro akan diadili.

Baca juga :
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal

Menanggapi situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Venezuela menyatakan akan membawa kasus ini ke organisasi internasional dan meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB, yang dijadwalkan pada 5 Januari.

Rusia turut menyatakan solidaritas kepada Venezuela. Moskow menyatakan kekhawatiran atas laporan pemindahan paksa Maduro, menuntut pembebasan segera, serta mendorong upaya untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Sumber: Sputnik–OANA Via Antara

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementerian Luar Negeri China Amerika Serikat Presiden Venezuela Nicolas Maduro Cilia Flores

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777