https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Saudi Serukan Dialog antar Faksi Yaman buntut Bentrokan Hadramaut

Mutiul Alim | Sabtu, 03/01/2026 18:12 WIB



Saudi menyerukan dialog antar faksi-faksi di Yaman selatan, menyusul bentrokan di Provinsi Hadramaut yang dikuasai oleh Dewan Transisi Selatan (STC) Serangan salah satu faksi di Hadramaut, Yaman selatan (Foto: Straits Times)

Mukalla, Jurnas.com - Kerajaan Arab Saudi menyerukan dialog antar faksi-faksi di Yaman selatan, menyusul bentrokan di Provinsi Hadramaut yang dikuasai oleh Dewan Transisi Selatan (STC) dukungan Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Saudi menyerukan "konferensi komprehensif di Riyadh untuk mempertemukan semua faksi selatan guna membahas solusi yang adil untuk masalah selatan".

Dikutip dari Straits Times pada Sabtu (3/1), Saudi dan UEA mendukung faksi-faksi yang bersaing di wilayah pemerintahan Yaman selama bertahun-tahun. Namun, serangan terbaru STC membuat Riyadh marah dan memicu kemarahan negara-negara Teluk.

Baca juga :
Arkeolog Temukan Ratusan Emas era Dinasti Abbasiyah di Saudi

Menyusul peringatan berulang dan serangan udara terhadap dugaan pengiriman senjata UEA pekan ini, koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangkaian serangan pada 2 Januari, termasuk serangan udara terhadap kamp militer Al-Khasha di Hadramawt yang menewaskan 20 orang, menurut kelompok separatis tersebut.

Menurut seorang jurnalis AFP, suara tembakan mengguncang kota Mukalla di Yaman, ibu kota provinsi Hadramaut pada Sabtu pagi.

Baca juga :
Legislator NasDem Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke di Tanah Suci

Warga Kota Seiyun, Hadramaut juga mengaku mendengar suara tembakan dan bentrokan. Padahal, sehari sebelumnya kota tersebut menjadi lokasi serangan koalisi yang menargetkan bandara dan pangkalan militer.

Sementara itu, STC berupaya mendeklarasikan kemerdekaan dan membentuk negara terpisah yang akan memecah negara termiskin di Semenanjung Arab tersebut menjadi dua.

Baca juga :
Polemik Dam Haji Mengemuka, Jemaah Diminta Tak Bingung soal Perbedaan Fatwa

Pada 2 Januari, kelompok separatis mengumumkan dimulainya periode transisi dua tahun menuju deklarasi negara merdeka, dan mengatakan bahwa proses tersebut akan mencakup dialog dan referendum tentang kemerdekaan.

Koalisi yang didukung Arab Saudi dibentuk pada tahun 2015 dalam upaya untuk mengusir pemberontak Houthi dari wilayah utara Yaman.

Namun setelah perang saudara selama satu dekade, Houthi tetap berkuasa sementara faksi yang didukung Saudi dan Uni Emirat Arab saling menyerang di kawasan selatan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Konflik Yaman Arab Saudi Dialog antar Faksi STC Yaman

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777