https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menag Sebut Pengembangan AI Perlu Bimbingan Spiritual, Kenapa?

Agus Mughni | Sabtu, 03/01/2026 17:05 WIB



Menag Nasaruddin Umar menyebut pengelolaan dan manajemen penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi hal yang sangat penting Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberi keterangn pers usai mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, pada Sabtu (Foto: Kemenag)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut pengelolaan dan manajemen penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi hal yang sangat penting.

Pasalnya, kata Menag, AI sebagai teknologi bermata dua yang dapat membawa kemajuan besar sekaligus berpotensi menimbulkan dehumanisasi jika tidak dikelola secara bijak.

"AI ini seperti pisau bermata dua. Karena itu harus dikelola dengan cermat dan bertanggung jawab. Tanpa pengelolaan yang tepat, risikonya bisa sangat serius," ujar Menag usai mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, pada Sabtu (3/1).

Baca juga :
Menag: Tak Ada Dalil yang Bisa Menyebabkan Perempuan Itu Terpinggirkan

Lebih lanjut, Menag mengatakan bahwa AI itu seperti atom yang bisa menjadi sumber energi yang sangat besar dan murah. Tetapi jika salah digunakan, dampaknya juga bisa sangat berbahaya.

Untuk itu, lanjut dia, Kemenag berperan memberikan arah moral dan spiritual dalam pengembangan teknologi, termasuk AI.

Baca juga :
Menag: Pesantren Harus Jadi Tempat Paling Aman bagi Anak

"Kami melihat pengembangan AI memerlukan bimbingan spiritual. Tanpa panduan nilai keagamaan, AI berpotensi melahirkan dehumanisasi baru. Ini yang harus kita antisipasi bersama," ujar dia.

Menag menambahkan, Kemenag tengah menindaklanjuti Deklarasi Istiqlal sebagai bagian dari upaya memberi arah etis bagi pengembangan teknologi.

Baca juga :
Menag Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak

"Peran Kementerian Agama adalah memberikan direction kepada umat dan warga bangsa. AI tidak boleh menjadi bumerang atau malapetaka. Sebaliknya, teknologi ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat kemajuan dan daya saing bangsa," kata dia.

Menag juga menilai pendekatan etika dan spiritual dalam pengembangan AI menjadi penting di tengah persaingan global yang semakin ketat. Menurutnya, kemajuan teknologi harus tetap berpijak pada nilai kemanusiaan agar tidak menggerus martabat manusia.

Dalam kesempatan itu, Menag juga mendorong jajaran Kementerian Agama (Kemenag), termasuk seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kemenag untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Termasuk penguasaan AI, dengan tetap berlandaskan nilai keagamaan dan kemanusiaan.

“Kita hidup di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) perubahan yang cepat, kompleks, dan penuh ketidakpastian. Di era ini, kita tidak boleh sekadar menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI,” ujar Menag.

Menag menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan teknologi berkembang sejalan dengan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Agama Nasaruddin Umar Pengembangan AI Bimbingan Spiritual Artificial intelligence

Terkini | Rabu, 05/08/2026 02:44 WIB

Olahraga

Kalah dari Persib, Taktik Shin Tae-yong di Persija Mulai Dipertanyakan

Gaya Hidup

Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi Global, Peneliti Temukan Risiko Besar

News

Menkomdigi Minta Waspadai Hoaks Demo, Banyak Video Lama Kembali Viral

News

Menteri ATR Targetkan Pelayanan Balik Nama Hak Tanah Paling Lama 10 Hari

News

KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy Karim

Gaya Hidup

Bagaimana Cara Membuat Alat Sederhana untuk Melihat Gerhana Matahari

News

Legislator: Negara Jangan Hanya Menyita, Aset Rampasan Harus Tetap Bernilai

News

KPK Siap Hadapi Praperadilan Tersangka Suap Auditor BPK Muara Enim

News

Kemenkes Tegaskan Anak Harus Dilindungi dari Promosi Vape

News

Kapal Migran Terbakar di Selat Inggris, 157 Orang Berhasil Diselamatkan

News

Basarnas Alihkan Operasi SAR KMP Muatiara Sentosa 2 jadi Operasi Rutin

News

Jaksa Agung Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

Humanika

Apa Mahar Terbaik dalam Pandangan Islam?

Info Bank BNI

Ganda Putra Indonesia Raih Tiga Gelar, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

News

Ketua Komisi III: Tidak Benar Ada Surat Presiden Soal Pengganti Kapolri

Humanika

7 Perkara yang Membatalkan Salat Menurut Fikih

Humanika

6 Hal Mubah dalam Salat yang Boleh Dilakukan Tanpa Membatalkan Ibadah

News

Febrie Adriansyah Gugat Praperadilan, Ungkap 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777