https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Alasan Warna Kuning Dilarang saat Mendaki Gunung Sumbing

Vaza Diva | Jum'at, 02/01/2026 01:01 WIB



Gunung Sumbing, dengan lereng yang hijau dan kabut yang pelan-pelan menyelimuti jalur pendakian, selalu menyimpan cerita. Ilustrasi - gunung Sumbing di Wonosobo, Jawa Tengah (Foto: wikipedia)

Jakarta, Jurnas.com - Gunung Sumbing, dengan lereng yang hijau dan kabut yang pelan-pelan menyelimuti jalur pendakian, selalu menyimpan cerita.

Tidak hanya tentang keindahan pemandangan, tetapi juga tentang tradisi yang hidup dari generasi ke generasi. Salah satunya: anjuran untuk tidak membawa atau mengenakan pakaian yang dominan berwarna kuning.

Di pos pendakian, dilansir dari beberapa sumber, aturan ini jarang tertulis. Tidak ada papan pengumuman yang tegas menolak warna tertentu. Namun, dari satu pendaki ke pendaki lainnya, cerita itu terus mengalir. Seolah menjadi bagian dari etika tak tertulis sebelum melangkah lebih jauh ke dalam kawasan pegunungan.

Baca juga :
Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut

Dalam kepercayaan sebagian warga sekitar, warna kuning memiliki makna khusus. Ia identik dengan simbol kebesaran dan hal-hal yang dianggap sakral.

Karena itu, mengenakan warna tersebut di area tertentu dianggap kurang pantas, seolah memasuki ruang yang dihormati tanpa persiapan batin. Larangan ini bukan ancaman, melainkan ajakan halus untuk menundukkan ego di hadapan alam.

Baca juga :
3 Gunung Paling Angker di Pulau Jawa, Tidak Cocok untuk Kamu yang Penakut

Di balik kisah tradisi itu, terselip pula penjelasan yang lebih rasional. Warna-warna terang seperti kuning memang mudah menarik perhatian di tengah hutan.

Beberapa jenis serangga cenderung merespons warna mencolok, sehingga berpotensi membuat pendaki kurang nyaman. Dalam beberapa kondisi, hal kecil seperti itu bisa berubah menjadi gangguan sepanjang perjalanan.

Baca juga :
Legenda Danau Toba yang Jarang Diketahui Gen Z

Karena itu, banyak pendaki memilih beradaptasi. Warna netral seperti hijau tua, hitam, cokelat, atau abu-abu menjadi pilihan yang lebih aman dan terasa menyatu dengan alam sekitar. Sederhana, tetapi memberi rasa tenang, baik bagi diri sendiri maupun bagi mereka yang masih memegang teguh tradisi.

Yang menarik, larangan warna kuning di Gunung Sumbing pada akhirnya bukan hanya soal warna. Ia adalah simbol. Simbol bahwa alam tidak sekadar ruang rekreasi, melainkan ruang yang memiliki cerita, rasa, dan kearifan.

Setiap pendaki diingatkan untuk tidak hanya mengejar puncak, tetapi juga belajar menghormati apa yang sudah dijaga oleh masyarakat setempat selama puluhan tahun.

Di tengah langkah, dingin yang merayap, dan langit yang perlahan terbuka, pesan itu terasa sederhana: mendaki bukan hanya perjalanan fisik, ia juga perjalanan hati untuk belajar lebih rendah hati di hadapan alam.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gunung Sumbing Cerita Rakyat Kisah Mistis Warna kuning

Terkini | Rabu, 05/08/2026 03:36 WIB

Humanika

5 Agustus 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Olahraga

Kalah dari Persib, Taktik Shin Tae-yong di Persija Mulai Dipertanyakan

Gaya Hidup

Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi Global, Peneliti Temukan Risiko Besar

News

Menkomdigi Minta Waspadai Hoaks Demo, Banyak Video Lama Kembali Viral

News

Menteri ATR Targetkan Pelayanan Balik Nama Hak Tanah Paling Lama 10 Hari

News

KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy Karim

Gaya Hidup

Bagaimana Cara Membuat Alat Sederhana untuk Melihat Gerhana Matahari

News

Legislator: Negara Jangan Hanya Menyita, Aset Rampasan Harus Tetap Bernilai

News

KPK Siap Hadapi Praperadilan Tersangka Suap Auditor BPK Muara Enim

News

Kemenkes Tegaskan Anak Harus Dilindungi dari Promosi Vape

News

Kapal Migran Terbakar di Selat Inggris, 157 Orang Berhasil Diselamatkan

News

Basarnas Alihkan Operasi SAR KMP Muatiara Sentosa 2 jadi Operasi Rutin

News

Jaksa Agung Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

Humanika

Apa Mahar Terbaik dalam Pandangan Islam?

Info Bank BNI

Ganda Putra Indonesia Raih Tiga Gelar, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

News

Ketua Komisi III: Tidak Benar Ada Surat Presiden Soal Pengganti Kapolri

Humanika

7 Perkara yang Membatalkan Salat Menurut Fikih

Humanika

6 Hal Mubah dalam Salat yang Boleh Dilakukan Tanpa Membatalkan Ibadah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777