https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Natal Hagai Hot Tio School Dihadiri 1.000 Warga, Tema Cinta Tanpa Syarat

Syafira | Senin, 29/12/2025 09:55 WIB



Dari perayaan Natal Hagai Hot Tio School, pendiri ingatkan meski sekolah ini gratis tapi tetap berstandar tinggi Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School Harapkan Lulusannya Jadi Generasi yang Unggul. (Foto: Jurnas/Ist).

Langkat, Jurnas.com- Perayaan Natal Sekolah Hagai Hot Tio School (HHTS) yang digelar di Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh makna. Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama. Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir, di antaranya Camat Gebang Syofian Tarigan, S.Sos., M.AP, Kapolsek Gebang AKP Abed Nebo, Danramil Gebang Kapten Inf. Joko, serta Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir “Harimau Putih” yang diwakili oleh Letda Sinaga.

Perayaan Natal Sekolah HHTS tahun ini mengusung tema “Cinta Tanpa Syarat”, yang diwujudkan secara nyata oleh pihak sekolah melalui kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat tanpa persyaratan apa pun. Kegiatan ini menjadi simbol nilai kasih yang inklusif dan universal. Dalam acara tersebut, baik Camat Gebang, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan TNI AL menyampaikan komitmen mereka untuk menawarkan diri dan siap terlibat dalam pembinaan karakter anak-anak Hagai Hot Tio School.

Pembinaan tersebut diarahkan agar para siswa memiliki karakter kuat, mampu bersaing di kancah internasional, dan kelak menjadi generasi unggul yang membanggakan bangsa. Menariknya, Hagai Hot Tio School merupakan sekolah yang baru berdiri dan belum genap berusia satu tahun, namun telah menerapkan kebijakan pendidikan tanpa pungutan biaya sama sekali. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari SPP, buku, hingga biaya lain yang mungkin timbul, sepenuhnya ditanggung oleh Yayasan.

Baca juga :
15 Ribu Lebih Wisatawan Padati Kota Tua Saat Natal

Pembina dan Pendiri Yayasan Hagai Hot Tio School, Allen Hagai Nababan, menjelaskan bahwa konsep pendidikan gratis ini lahir dari motivasi dan cita-cita kedua orang tuanya yang telah almarhum. Dia mengatakan, nilai-nilai tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan baginya untuk menciptakan mimpi dan harapan baru bagi anak-anak di Kecamatan Gebang.

“Harapan kami, ke depan Hagai Hot Tio School dapat berkembang menjadi sekolah bertaraf internasional, dengan penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin, tanpa meninggalkan nilai karakter, kasih, dan kebhinekaan,” ujar Allen.

Baca juga :
Sejarah Sinterklas, Ikon Natal yang Mendunia

“Hagai Hot Tio School berdiri untuk bangsa ini. Kami menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yaitu turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Selama saya masih muda dan masih memiliki tenaga serta kemampuan berpikir, saya akan terus menyusun strategi, mencari rezeki, dan mengabdikan hasilnya untuk memajukan bangsa Indonesia, dimulai dari pendidikan yang baik,” ujar Allen.

Hal senada dilontarkan Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School,  Robert Nababan yang menegaskan bahwa pendirian HHTS merupakan bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.

Baca juga :
Dihadiri 3000 Umat, Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta Berjalan Khidmat

Ia menambahkan, keberadaan Hagai Hot Tio School juga dimaksudkan sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab besar mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

“Hagai Hot Tio School hadir untuk membantu pemerintah dalam tanggung jawabnya mendidik generasi-generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global,” tegasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perayaan Natal Hagai Hot Tio Cinta Tanpa Syarat

Terkini | Rabu, 05/08/2026 04:52 WIB

Humanika

5 Agustus 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Olahraga

Kalah dari Persib, Taktik Shin Tae-yong di Persija Mulai Dipertanyakan

Gaya Hidup

Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi Global, Peneliti Temukan Risiko Besar

News

Menkomdigi Minta Waspadai Hoaks Demo, Banyak Video Lama Kembali Viral

News

Menteri ATR Targetkan Pelayanan Balik Nama Hak Tanah Paling Lama 10 Hari

News

KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy Karim

Gaya Hidup

Bagaimana Cara Membuat Alat Sederhana untuk Melihat Gerhana Matahari

News

Legislator: Negara Jangan Hanya Menyita, Aset Rampasan Harus Tetap Bernilai

News

KPK Siap Hadapi Praperadilan Tersangka Suap Auditor BPK Muara Enim

News

Kemenkes Tegaskan Anak Harus Dilindungi dari Promosi Vape

News

Kapal Migran Terbakar di Selat Inggris, 157 Orang Berhasil Diselamatkan

News

Basarnas Alihkan Operasi SAR KMP Muatiara Sentosa 2 jadi Operasi Rutin

News

Jaksa Agung Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

Humanika

Apa Mahar Terbaik dalam Pandangan Islam?

Info Bank BNI

Ganda Putra Indonesia Raih Tiga Gelar, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

News

Ketua Komisi III: Tidak Benar Ada Surat Presiden Soal Pengganti Kapolri

Humanika

7 Perkara yang Membatalkan Salat Menurut Fikih

Humanika

6 Hal Mubah dalam Salat yang Boleh Dilakukan Tanpa Membatalkan Ibadah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777