https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Akademisi: Penjarahan di Lokasi Bencana Imbas Kelalaian Pemerintah

Mutiul Alim | Senin, 08/12/2025 14:36 WIB



Menurut dosen Unair, Dr. Suki Widodo, aksi penjarahan tersebut tidak seharusnya terjadi apabila pemerintah mampu mengantisipasi bencana. Sekolah rusak akibat banjir dan longsor di Sumatra Utara (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Aksi penjarahan toko dan minimarket di lokasi bencana banjir dan tanah longsor di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara disoroti oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), Dr. Suko Widodo.

Menurut dia, aksi penjarahan tersebut tidak seharusnya terjadi apabila pemerintah mampu mengantisipasi bencana. Apalagi, distribusi bantuan makanan tidak berjalan merata.

"Mereka mengambil hanya untuk makan karena situasi darurat untuk bertahan hidup," kata Suko dikutip dari laman Unair pada Senin (8/12).

Baca juga :
Pemulihan Sekolah Pascabencana Sumatra Tembus Rp1,2 Triliun

Suko juga menilai istilah penjarahan di media massa tidak tepat digunakan. Sebab, hal itu manusia dilakukan mengingat minimnya akses bantuan yang ada.

"Saya rasa penyebutan penjarahan pada berbagai media menunjukkan framing yang buruk bagi korban, padahal terdapat alasan rasional di belakangnya," ujar Suko.

Baca juga :
WHB Academy Berdayakan Tenaker Lokal Sumbang Korban Banjir Sumatra

Hal ini juga diperburuk dengan berbagai blunder pejabat di tengah kondisi bencana. Alih-alih mengeluarkan pernyataan kontroversial, pejabat seharusnya membuat pernyataan yang informatif dan direktif.

Gaya komunikasi yang tepat, lanjut Suko, seharusnya juga dengan melihat fakta yang ada sebelum berkomentar.

Baca juga :
Kemenkes Beri Layanan Kesehatan Gratis di Huntara Bencana Sumatra

"Seharusnya sebelum membuat pernyataan, pejabat perlu data-data valid. Perlunya memperhitungkan risiko pada setiap pernyataan yang ada, jangan sampai kedepannya akan menimbulkan kericuhan," dia menambahkan.

Selanjutnya, Suko menekankan pentingnya bagi pemerintah memiliki pengetahuan manajemen bencana yang baik. Selain itu, perlu peningkatan terkait mitigasi serta pentingnya menjaga alam.

"Pemerintah perlu menegakkan regulasi yang ada secara ketat agar kedepannya hal serupa tidak terjadi," kata dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bencana Sumatra Aksi Penjarahan dosen Unair Suko Widodo

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777