https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Jinlin Crater, Kawah Terbesar di Bumi yang Baru Terungkap

Mutiul Alim | Jum'at, 21/11/2025 12:30 WIB



Di selatan China, terdapat struktur bentukan tumbukan luar angkasa yang luput dari perhatian banyak orang. Kawah ini disebut Jinlin Crater. Jinlin Crater, kawah terbesar akibat tumbukan meteorit di Bumi (Foto: scinews)

Jakarta, Jurnas.com - Kawah raksasa yang tersembunyi selama ribuan tahun akhirnya terungkap. Di selatan China, terdapat struktur bentukan tumbukan luar angkasa yang luput dari perhatian banyak orang. Kawah ini disebut Jinlin Crater.

Jinlin Crater disebut-sebut sebagai salah satu kawah tumbukan paling signifikan dalam sejarah geologi Bumi. Struktur tersebut berada di wilayah Zhaoqing, Provinsi Guangdong, Tiongkok. Penemuan ini menarik perhatian karena ukurannya yang sangat besar, dengan diameter antara 820 hingga 900 meter dan kedalaman sekitar 90 meter.

Bagaimana terbentuknya? Para peneliti mendapati bahwa kawah ini terbentuk dalam era Holosen, yakni sekitar 11.700 tahun yang lalu hingga sekarang. Meteorit diyakini menjadi penyebabnya, karena jika yang menghantam adalah komet maka ukuran kawahnya seharusnya jauh lebih besar.

Baca juga :
Tinggal Dekat Laut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Ilmuwan Telusuri Alasannya

Penemuan ini menjadi penting karena umumnya kawah tumbukan di Bumi sudah sangat tererosi atau bahkan hilang sama sekali akibat aktivitas geologi dan cuaca ekstrem. Namun Jinlin Crater relatif terawat dengan baik meskipun berada di daerah cuaca monsun dengan curah hujan tinggi.

Salah satu bukti kunci bahwa ini adalah kawah tumbukan adalah keberadaan kuarsa yang menunjukkan planar deformation features, atau struktur mikroskopis yang hanya terbentuk akibat gelombang kejut ekstrim dari penabrakan benda langit.

Baca juga :
Kopi Bisa Bikin Bakteri di Usus Lebih Kebal terhadap Antibiotik, Kata Studi

Secara geologis, keberadaan kawah ini memberi wawasan baru terhadap potret benda antariksa kecil, namun cukup besar dapat memengaruhi permukaan Bumi bahkan di era relatif modern. Studi ini hyfa menunjukkan bahwa kejadian tumbukan signifikan mungkin lebih sering daripada yang selama ini diperkirakan.

Lingkungan di sekitar kawah juga menarik. Kawah terletak di lereng bukit granit yang sudah mengalami pelapukan, namun lapisan granit dan sisa batuan membantu melindungi struktur kawah dari pengikisan ekstrem.

Baca juga :
Minum Kopi Bisa Bikin Umur Panjang, Asal Tidak Dicampur Ini

Bagi peneliti maupun penggemar geologi atau astronomi, Jinlin Crater merupakan arkeologi planet kita, sebuah catatan fisik yang menunjukkan bahwa Bumi masih aktif menerima dampak dari ruang angkasa, dan kita masih memiliki banyak yang belum diketahui.

Dari sudut wisata dan penelitian, lokasi ini menjanjikan sebagai destinasi ilmiah yang menarik. Meskipun aksesnya bisa jadi terbatas karena letaknya di daerah yang cukup tersembunyi, daya tariknya sebagai kawah tumbukan besar menjadikannya kandidat yang layak untuk eksplorasi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Jinlin Crater kawah tumbukan terbesar Bumi kawah meteor China impact crater Holosen penelitian k

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777