https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Apakah Astronot Boleh Berhubungan Intim di Luar Angkasa?

Mutiul Alim | Jum'at, 14/11/2025 18:40 WIB



Apakah kru yang tinggal berbulan-bulan di orbit boleh melakukan hubungan intim selama melakukan misi di luar angkasa? Stasiun luar angkasa (foto: Fox)

Jakarta, Jurnas.com - Pertanyaan tentang kehidupan pribadi astronot selalu memancing rasa penasaran publik. Salah satunya ialah apakah kru yang tinggal berbulan-bulan di orbit boleh melakukan hubungan intim.

Walaupun terdengar tabu, topik ini sering muncul dalam diskusi publik seiring banyak negara mempersiapkan misi Mars yang bisa berlangsung bertahun-tahun.

Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi dari NASA, ESA, maupun badan antariksa mana pun yang menyatakan bahwa hubungan intim memang terjadi di luar angkasa.

Baca juga :
NASA Luncurkan Misi Belokkan Orbit Asteroid

Semua astronot yang diwawancarai selalu memberikan jawaban diplomatis, mulai dari tugas mereka murni ilmiah dan terikat protokol ketat selama berada di stasiun orbit.

Salah satu alasan hubungan intim tidak dianjurkan karena kondisi mikrogravitasi. Di lingkungan nyaris tanpa gravitasi, tubuh manusia mengalami perubahan sirkulasi darah, keseimbangan hormon, bahkan perubahan tekanan pada organ. Aktivitas fisik intens seperti hubungan intim menjadi lebih sulit secara biomekanik.

Baca juga :
NASA Berencana Menetap di Bulan

Masalah lain adalah potensi pembuahan. Kehamilan di luar angkasa hingga kini belum pernah diteliti secara penuh pada manusia. Penelitian terhadap hewan percobaan menunjukkan bahwa perkembangan embrio bisa terganggu karena radiasi kosmik yang jauh lebih tinggi dibandingkan di Bumi.

NASA juga memiliki aturan ketat mengenai profesionalitas kru, terutama yang bekerja dalam tim kecil di ruang terbatas seperti ISS. Hubungan personal yang terlalu dekat berpotensi mengganggu dinamika kerja dan konsentrasi selama misi.

Baca juga :
NASA Ingin Pulangkan Robot Oportunity dari Mars

Selain itu, sistem penunjang kehidupan di ISS dirancang untuk prioritas sains. Tidak ada ruang privat khusus seperti kamar personal yang memungkinkan aktivitas intim dilakukan secara aman dan etis.

Meskipun begitu, para ahli menyadari bahwa misi masa depan ke Mars atau Bulan dapat berlangsung sangat lama. Hal ini membuat diskusi tentang reproduksi manusia di luar angkasa menjadi semakin relevan dan tidak bisa dihindari.

Beberapa ilmuwan mulai meneliti bagaimana radiasi, perubahan gaya gravitasi, dan siklus tidur memengaruhi sistem reproduksi manusia. Namun penelitian ini masih sangat awal dan belum menyentuh aspek hubungan intim secara langsung.

Selain itu, sebelum aktivitas ini bisa dianggap aman, harus ada riset jangka panjang untuk mengukur dampaknya pada kesuburan, kehamilan, hingga perkembangan janin. Tanpa data tersebut, semua bentuk hubungan intim dinilai terlalu berisiko.

Sementara itu, badan antariksa memilih mengambil sikap konservatif, lebih baik mencegah daripada mengobati. Protokol kerja tetap fokus pada keamanan, kesehatan, dan keberhasilan misi.

Dengan kata lain, walaupun tidak ada aturan tertulis yang secara eksplisit melarang, praktiknya tidak mungkin dan tidak direkomendasikan terjadi pada kondisi stasiun luar angkasa saat ini. Ini lebih berkaitan dengan keselamatan dan etika kerja dibandingkan aspek moral.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

astronot intim hubungan intim luar angkasa misi NASA kehidupan astronot

Terkini | Sabtu, 02/05/2026 09:08 WIB

News

Aset Rp27,68 Triliun, Bank Kalbar Akan Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Gaya Hidup

Berbagai Manfaat Jika Kamu Membaca Buku Secara Rutin

Olahraga

Ini 5 Gol Penalti Paling `Enggak Sopan` di Sepak Bola

Humanika

Mengenal Ki Hadjar Dewantara, Pahlawan Muslim dan Bapak Pendidikan Nasional

Gaya Hidup

10 Contoh Ucapan Hardiknas 2026 yang Penuh Makna, Cocok untuk Medsos

Humanika

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Setiap 2 Mei, Ini Sejarah dan Tujuannya

Humanika

2 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

62 Ribu Jemaah Haji RI Berangkat, Kemenhaj Ingatkan Waspada Haji Ilegal

Gaya Hidup

Fenomena Langit Mei 2026, Ada Purnama Flower Moon hingga Blue Moon

News

Rakernas Ivendo Tetapkan 8 Program Prioritas, Industri Event Siap Bersaing

News

Menteri PPPA Kuatkan Tata Kelola Daycare Lewat Kolaborasi Lintas Lembaga

News

Komisi IX DPR Minta Baleg Tak Ambil Alih RUU Ketenagakerjaan

News

May Day 2026, Pimpinan DPR Soroti Upah dan Ancaman PHK Buruh

News

Menteri PPA Kecam Keras Dugaan Penganiayaan terhadap Anak di Daycare Aceh

News

44 Pelaut Iran Dilaporkan Tewas dalam Perang Melawan AS-Israel

Ekonomi

Harga Minyak Kembali Naik karena Belum Ada Tanda Berakhirnya Perang Iran

News

Penyeberang di Lintas Ulee Lheue-Balohan Wajib Beli Tiket Secara Online

News

Teheran Aktifkan Pertahanan Udara, Ketegangan AS-Iran Memanas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777