https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kenapa Makanan Pedas Tidak Dianjurkan saat Tipes?

Mutiul Alim | Jum'at, 14/11/2025 16:50 WIB



Tipes atau demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pencernaan dan sistem peredaran darah. Ilustrasi tubuh sedang demam (Foto: Winel Sutanto/Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Tipes atau demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pencernaan dan sistem peredaran darah. Kondisi ini disebabkan bakteri Salmonella typhi yang masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Karena menyerang organ pencernaan, apapun yang dimakan akan sangat berpengaruh pada keparahan gejala.

Saat seseorang terkena tipes, dinding usus mengalami peradangan yang cukup signifikan. Kondisi ini membuat usus menjadi jauh lebih sensitif terhadap jenis makanan tertentu. Salah satu pemicu terbesar iritasi adalah makanan pedas.

Makanan pedas mengandung capsaicin, senyawa yang bisa menstimulasi rasa panas dan iritasi di dinding lambung serta usus. Pada orang sehat, sensasi ini biasanya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun pada penderita tipes, iritasi kecil dapat memperparah luka mikro di usus yang sudah meradang.

Selain memicu iritasi, makanan pedas juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Peningkatan asam lambung berpotensi memicu mual, muntah, dan nyeri perut yang lebih parah. Kondisi ini membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras padahal sedang dalam keadaan lemah.

Gejala tipes seperti diare, demam, dan dehidrasi bisa menjadi lebih buruk bila pasien memaksakan diri mengonsumsi makanan pedas. Diare yang disebabkan iritasi tambahan membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Padahal, hidrasi yang cukup merupakan kunci proses penyembuhan penyakit ini.

Selain itu, capsaicin dapat mempercepat pergerakan usus, yang berisiko memicu masalah pencernaan lain. Tubuh yang tengah melawan infeksi membutuhkan energi untuk memulihkan diri, bukan menghadapi efek stimulasi makanan pedas. Karena itu, pemilihan makanan harus lebih selektif.

Pada masa penyembuhan, dokter biasanya menyarankan makanan ringan dan lembut seperti bubur, pisang, roti tawar, atau sup bening. Makanan jenis ini mudah dicerna dan tidak membebani usus yang sedang memulihkan jaringan yang rusak. Konsistensi makanan yang lembut membantu tubuh memperoleh energi tanpa menimbulkan tekanan tambahan pada sistem pencernaan.

Selain pedas, makanan berminyak, berserat tinggi, dan produk susu tertentu juga disarankan untuk dihindari. Jenis makanan tersebut dapat memperburuk gejala seperti mual dan kembung. Pada banyak kasus, pasien yang mematuhi pantangan makanan akan pulih lebih cepat.

Panduan makanan untuk penderita tipes tidak hanya bertujuan meredakan gejala, tetapi juga mencegah komplikasi berbahaya. Usus yang terluka memiliki risiko perdarahan atau perforasi bila stres pencernaan terus berlanjut. Karena itu, pola makan menjadi aspek penting dalam pemulihan total.

Setelah kondisi membaik, makanan pedas boleh dikonsumsi kembali secara bertahap. Namun sebaiknya dilakukan setelah dokter memastikan peradangan usus benar-benar pulih. Penyesuaian kecil ini dapat menjadi perbedaan besar dalam proses pemulihan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

tipes makanan pedas tifus pantangan makanan demam tifoid

Terkini | Sabtu, 02/05/2026 09:06 WIB

News

Aset Rp27,68 Triliun, Bank Kalbar Akan Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Gaya Hidup

Berbagai Manfaat Jika Kamu Membaca Buku Secara Rutin

Olahraga

Ini 5 Gol Penalti Paling `Enggak Sopan` di Sepak Bola

Humanika

Mengenal Ki Hadjar Dewantara, Pahlawan Muslim dan Bapak Pendidikan Nasional

Gaya Hidup

10 Contoh Ucapan Hardiknas 2026 yang Penuh Makna, Cocok untuk Medsos

Humanika

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Setiap 2 Mei, Ini Sejarah dan Tujuannya

Humanika

2 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

62 Ribu Jemaah Haji RI Berangkat, Kemenhaj Ingatkan Waspada Haji Ilegal

Gaya Hidup

Fenomena Langit Mei 2026, Ada Purnama Flower Moon hingga Blue Moon

News

Rakernas Ivendo Tetapkan 8 Program Prioritas, Industri Event Siap Bersaing

News

Menteri PPPA Kuatkan Tata Kelola Daycare Lewat Kolaborasi Lintas Lembaga

News

Komisi IX DPR Minta Baleg Tak Ambil Alih RUU Ketenagakerjaan

News

May Day 2026, Pimpinan DPR Soroti Upah dan Ancaman PHK Buruh

News

Menteri PPA Kecam Keras Dugaan Penganiayaan terhadap Anak di Daycare Aceh

News

44 Pelaut Iran Dilaporkan Tewas dalam Perang Melawan AS-Israel

Ekonomi

Harga Minyak Kembali Naik karena Belum Ada Tanda Berakhirnya Perang Iran

News

Penyeberang di Lintas Ulee Lheue-Balohan Wajib Beli Tiket Secara Online

News

Teheran Aktifkan Pertahanan Udara, Ketegangan AS-Iran Memanas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777