Ilustrasi ketiak yang berwarna lebih gelap (Foto: Unsplash/Engin Arkyut)
Jakarta, Jurnas.com - Kulit ketiak yang lebih gelap dari warna kulit tubuh sering membuat sebagian orang merasa tidak percaya diri. Namun, faktanya kondisi ini sangat umum terjadi dan tidak selalu menandakan masalah medis.
Ketiak lebih gelap bisa disebabkan oleh beberapa faktor alami maupun gaya hidup sehari-hari. Salah satu penyebab utamanya adalah iritasi akibat mencukur atau penggunaan deodoran yang mengandung alkohol tinggi.
Gesekan dan bahan kimia tersebut dapat memicu penumpukan sel kulit mati dan membuat warna kulit tampak lebih gelap. Selain itu, penumpukan melanin atau hiperpigmentasi juga bisa terjadi karena paparan panas berlebih atau ketidakseimbangan hormon.
Dalam beberapa kasus, kulit ketiak gelap bisa menjadi tanda kondisi medis yang disebut acanthosis nigricans, ditandai dengan kulit menebal dan berwarna lebih gelap, sering kali terkait dengan resistensi insulin. Kondisi ini umum dijumpai pada orang dengan berat badan berlebih atau mereka yang memiliki risiko diabetes.
Untuk mencerahkan area ketiak, langkah sederhana seperti eksfoliasi lembut seminggu sekali dapat membantu mengangkat sel kulit mati. Mengganti deodoran berbasis alkohol dengan produk alami yang lebih lembut juga bisa mengurangi iritasi jangka panjang.
Konsumsi makanan bergizi, hidrasi cukup, dan menjaga berat badan ideal berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh. Namun, jika penggelapan kulit disertai rasa gatal, nyeri, atau menebal secara signifikan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kulit.
Dengan perawatan yang tepat dan kebiasaan sehat, warna kulit ketiak bisa kembali lebih merata tanpa perlu perawatan ekstrem.
Sabtu, 02/05/2026 07:39 WIB
Jum'at, 01/05/2026 23:59 WIB
Jum'at, 01/05/2026 23:35 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB
Sabtu, 02/05/2026 04:04 WIB