https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Perpadi Sodorkan Beras Fortifikasi untuk Atasi Stunting

Mutiul Alim | Kamis, 13/11/2025 20:04 WIB



Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) melakukan langkah konkret melalui penyediaan beras fortifikasi untuk mengatasi stunting. Illustrasi petani Indonesia sedangan panen gabah (Foto istimewa/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Guna membantu pemerintah dalam mengatasi stunting dan kekurangan gizi, Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) melakukan langkah konkret melalui penyediaan beras fortifikasi.

Beras fortifikasi merupakan beras yang ditambahkan berbagai zat gizi mikro secara disengaja melalui proses teknologi pangan. Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, menilai beras fortifikasi ini akan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi.

"Salah satu konsumsi pangan kita yang terbesar itu kan karbohidrat yang bersumber dari beras. Sehingga, oleh banyak pihak meminta agar beras ini mengandung vitamin maupun mineral, agar membantu masyarakat agar tidak kekurangan gizi maupun menyelesaikan persoalan stunting," kata Sutarto di Jakarta pada nKamis (13/11).

Baca juga :
Perpadi Puji Gebrakan Mentan Amran Tambah Alokasi Pupuk

Dalam penyediaan beras fortifikasi, Perpadi bekerja sama dengan TechnoServe. Kolaborasi tersebut juga bertujuan agar pelaku penggilingan padi memahami proses produksi beras fortifikasi. Sementara itu, TechnoServe juga berperan memfasilitas kegiatan asistensi dan sosialisasi.

"Di lain pihak, kami punya anggota, kami kumpulkan kemudian bersama-sama dengan TechnoServe untuk membuat beras fortifikasi," ujar dia.

Baca juga :
Perpadi Sebut Cari Gabah Sangat Mudah Saat Puncak Panen Maret-April

Ke depan, produk berupa beras fortifikasi akan diklasifikasi sebagai beras khusus, sehingga tidak dibatasi oleh harga eceran tertinggi (HET). Dengan demikian, beras ini dapat dibeli masyarakat kelas menengah, atas, maupun bawah.

"Kita membuka lebih lebar, jadi persaingannya juga supaya lebih luas. Kalau persaingannya lebih baik, itu artinya tidak ada monopoli," Sutarto menambahkan.

Baca juga :
Perpadi: Stok Beras Saat Ini Masih Aman

Adapun terkait gizi yang terkandung dalam beras fortifikasi, Sutarto menyebut hal itu nantinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan antarwilayah.

"Misalnya kan di desa tertentu ternyata kekurangannya FE atau kekurangan ZN atau Vitamin A. Kan beda-beda masing-masing daerah itu bisa saja," kata Sutarto.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Beras fortifikasi beras dengan zat tambahan ketua perpadi Sutarto Alimoeso

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777