https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mensos Tinjau Penyaluran Bansos di Bandung, Pastikan Tepat Sasaran

Agus Mughni | Senin, 27/10/2025 22:06 WIB



Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Bandung, pastikan bansos tepat sasaran Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berdialog dengan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan melihat langsung penyaluran bansos di Kantor Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (Foto: Kemensos)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

Mensos Gus Ipul hadir di lokasi tersebut pukul 08.00 WIB. Ia berdialog dengan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan melihat langsung penyaluran bansos serta melakukan ground checking Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Saya dan rombongan ingin bertemu dengan Bapak dan Ibu sekalian, untuk memastikan bahwa bantuan sosial kita ini diterima oleh mereka yang berhak dan juga penyalurannya lancar," kata Gus Ipul dalam Siaran Pers.

Baca juga :
Jelang Tahun Ajaran Baru, Mensos Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat

Ia menjelaskan pemerintah memiliki macam-macam bantuan dari berbagai Kementerian, salah satunya dari Kemensos berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako, dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Pak Presiden itu punya perhatian yang luar biasa terhadap keluarga-keluarga yang memang membutuhkan bantuan dari pemerintah," ujarnya.

Baca juga :
Mensos Minta Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Dipercepat dan Tepat Sasaran

Pada kesempatan ini, Gus Ipul juga memastikan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) dengan total nilai Rp31,54 triliun difokuskan untuk KPM di desil 1 sampai 4 DTSEN. "Jadi Bapak dan Ibu sekalian siapa yang menerima ini? Yang menerima adalah mereka yang berada di Desil 1, 2, 3, dan 4 (DTSEN)," jelasnya.

Bantuan ini merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto Untuk Program Perlindungan Sosial Tahun 2025 melalui Kementerian Sosial untuk tiga bulan yaitu Oktober, November dan Desember, sebagai bagian dari strategi stimulus ekonomi. "Penebalan bansos dari Presiden sebanyak Rp 900 ribu untuk 3 bulan, per bulannya Rp 300 ribu," ujarnya.

Baca juga :
5 Rekomendasi Wisata di Bandung yang Wajib Dikunjungi

BLTS akan menjangkau 35,04 juta KPM. Jika dihitung dengan rata-rata empat anggota per keluarga (ayah-ibu dan 2 anak), bantuan ini diperkirakan menyentuh 140 juta jiwa.

Gus Ipul menambahkan, penyaluran bansos saat ini sudah mengacu pada DTSEN sesuai dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2025.

Mengingat data yang dinamis, Gus Ipul berharap peran aktif pemerintah daerah dan masyarakat dalam pemutahiran data, agar bantuan dapat tepat
sasaran "Sekarang data tunggal dan datanya ini kita mutakhirkan terus, kita perbaiki terus," ungkapnya.

Kepada para penerima manfaat, Gus Ipul juga mengajak para KPM untuk menjadi keluarga yang lebih mandiri dan berdaya. Ia menekankan bansos hanya bersifat sementara.

"Ke depan saya ingin ajak Bapak-Ibu sekalian, terutama yang masih usia-usia produktif ini. Mari kita tidak hanya berpikir tentang menerima Bansos. Bapak-Ibu sekalian harus berpikir bagaimana pindah ke program pemberdayaan," kata Gus Ipul.

Ia menambahkan agar bansos digunakan untuk kebutuhan, dan tidak di gunakan hal yang tidak sesuai peruntukannya. "Apalagi untuk main judol (judi online), bansos kok dibuat main judol, itu sudah jelas di luar peruntukannya dan melanggar ketentuan," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang KPM, salah satunya Siti Mariani dari Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Ia mengatakan sudah menerima bantuan sembako selama setahun. Siti sapaan akrabnya, adalah seorang janda, suaminya sudah lama meninggal. Ia mengaku sangat terbantu dengan bantuan sembako yang diterima.

"Bantuannya bermanfaat untuk beli sembako, beli kebutuhan, makanan, vitamin. Kebantu dengan adanya bantuan ini," ujar Siti.

Turut hadir pada acara ini Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Agus Zainal Arifin, Kepala Kanwil Kemenag Jabar Dudu Rohman, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung Yorisa Sativa, dan Camat Batununggal Latief.

Dalam kesempatan ini,  masing-masing KPM mendapat bantuan Rp 600.000 untuk bantuan sembako. Untuk bantuan PKH berbeda beda sesuai komponen masing masing KPM.

Berikut total bansos sembako di Kecamatan Batununggal: Triwulan III 3.629 KPM Rp 2.177.400.000; dan Triwulan IV dalam proses. Adapun total bansos sembako di Kota Bandung: Triwulan III 70.389 KPM Rp 42.233.400.000; Triwulan IV dalam proses.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Sosial Gus Ipul Penyaluran Bansos Kota Bandung Kementerian Sosial

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777