https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengintip Menu Istana saat Prabowo Jamu Presiden Afsel

Mutiul Alim | Kamis, 23/10/2025 15:47 WIB



Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Afsel Matamela Cyril Ramaphosa digelar dalam format working lunch di Istana Kepresidenan Presiden RI Prabowo menjamu Presiden Afsel Matamela Cyril Ramaphosa (Foto: Ist/Setneg)

Jakarta, Jurnas.com - Pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa digelar dalam format working lunch di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10) kemarin.

Jamuan kali ini cukup unik sebab menampilkan rangkaian menu yang memadukan cita rasa tradisional Indonesia dengan sentuhan modern.

Setelah pertemuan, Presiden Ramaphosa dan delegasi disajikan Kofiu-Kofiu, makanan pembuka hasil adaptasi kreatif dari kuliner pesisir Sulawesi Utara. Menu ini memadukan makarel bakar dan ikan kakap bakar dengan sayuran segar seperti kemangi, mentimun, wortel, kacang panjang, dan kol.

Baca juga :
Prabowo Naik Traktor saat Panen Raya Jagung di Tuban

Sebagai hidangan kedua, para tamu menikmati Soto Banjar, kuliner khas Kalimantan Selatan. Kehangatan soto ini mencerminkan sambutan hangat Indonesia kepada tamunya dari Afrika Selatan.

Menu utama diisi oleh Charcoal-Grilled Gindara `Mangut`, yang memadukan ikan black cod bakar dengan nasi kemangi aromatik, rendang nangka muda, telur puyuh, dan balado terong goreng. Hidangan ini menghadirkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan harum rempah yang khas Nusantara.

Baca juga :
Prabowo Ungkap Bakal Ada Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan

Sebagai makanan penutup, para delegasi menikmati sajian kopi dan coklat, kolaborasi nikmat antara kopi Aceh Gayo dan cokelat premium yang dipadukan dalam kue lembut dengan hazelnut mousse, markisa, serta chilled diplomat yang disajikan bersama potongan buah segar. Kombinasi ini menghadirkan cita rasa yang seimbang, menggambarkan kehangatan dan keteguhan dalam hubungan dua negara.

Lebih dari sekadar jamuan, sajian ini menjadi wujud diplomasi kuliner Indonesia yang bermakna. Setiap hidangan dirancang untuk menuturkan cerita tentang alam Indonesia yang subur, tradisi yang berakar, dan inovasi yang terus tumbuh.

Baca juga :
Satgas PKH Serahkan Rp10,27 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara

"Kami berterima kasih atas diskusi konstruktif yang telah kami selenggarakan hari ini saat makan siang, perlu saya tambahkan, yang sungguh membuat diskusi menjadi jauh lebih mudah," kata Presiden Ramaphosa.

"Diskusi kami diiringi musik yang indah, oleh para musisi yang dapat menyanyikan lagu-lagu Afrika Selatan. Semua itu menciptakan suasana terbaik untuk kami dapat melakukan pembicaraan resmi. Kami berterima kasih atas diskusi konstruktif yang telah berlangsung," dia menambahkan dikutip dari laman resmi Setneg. (Ajeng/MAG)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Presiden Prabowo Presiden Afsel Matamela Cyril Ramaphosa Jamuan Kenegaraan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777