https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib mulai 2027, Ribuan Guru SD Dites

Mutiul Alim | Minggu, 21/09/2025 18:52 WIB



Program ini disiapkan untuk mendukung kebijakan pemerintah yang menetapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemdikdasmen menandatangani kerja sama dengan PT Inggris Prima Raya untuk uji kemahiran guru berbahasa Inggris (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Direktorat Guru Pendidikan Dasar, bekerja sama dengan PT Inggris Prima Raya, menandatangani perjanjian kerja sama sebagai komitmen bersama untuk mengukur tingkat kemahiran bahasa Inggris bagi guru-guru di sekolah dasar.

Pada awal September 2025, sebanyak 323 calon fasilitator telah mengikuti uji kemahiran bahasa Inggris menggunakan EF Standard English Test (EF SET) dengan dukungan Efekta.

Tahap berikutnya akan digelar bagi 50.000 guru SD di tahun pertama kerja sama. Jumlah ini akan terus bertambah sebagai bagian dari persiapan menuju 2027.

Baca juga :
Kemendikdasmen Mulai Pelatihan Bahasa Inggris, Sasar 90 Ribu Guru SD

Tes ini menggunakan EF SET yang telah lama dikembangkan dan sangat luas digunakan untuk mengukur tingkat kemahiran bahasa Inggris standar internasional berbasis CEFR yang dapat diakses secara gratis.

Efekta diketahui telah membantu lebih dari 24 juta pembelajar bahasa di seluruh dunia, mulai dari siswa sekolah, mahasiswa, hingga karyawan perusahaan multinasional.

Baca juga :
Hardiknas 2026, Mendikdasmen: Pendidikan untuk Membentuk Karakter Bangsa

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Guru Pendidikan Dasar, Rachmadi Widdiharto, bersama Vice President EF Asia, Vincent Leow, dan Operations Director EF Elekta Indonesia, Fanno Hendriawan.

Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Program ini disiapkan untuk mendukung kebijakan pemerintah yang menetapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028.

Baca juga :
Paskibra Hardiknas 2026, Cermin Semangat Pendidikan Bermutu untuk Semua

PKGSD-MBI merupakan kelanjutan program serupa yang digelar pada 2024. Program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan keterampilan mengajar bahasa Inggris guru SD.

Data EF English Proficiency Index 2024 menempatkan Indonesia pada peringkat 80 dari 116 negara. Kajian nasional juga menunjukkan lebih dari 80 persen guru SD memiliki kemampuan bahasa Inggris di bawah level B1 CEFR.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan guru minimal mencapai level B1 sebagai dasar, lalu meningkat ke level yang lebih tinggi secara bertahap.

"Bersama-sama, kita akan memastikan bahwa guru-guru sekolah dasar di Indonesia sepenuhnya siap untuk mengajar Bahasa Inggris pada tingkat CEFR A1–A2, sesuai dengan kebutuhan anak-anak kita. Bersama-sama, kita akan membekali guru-guru kita dengan perangkat dan kepercayaan diri yang mereka butuhkan," kata Rachmadi pada Sabtu (20/9).

Sementara itu, Vincent menyampaikan bahwa penandatanganan ini menandai lebih dari sekadar kemitraan, melainkan komitmen bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi guru dan siswa di Indonesia.

"Setahun ke depan, kami akan mendukung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menjangkau 50.000 guru, dan pada tahun 2027 kami berkomitmen untuk bersama-sama mencapai 200.000 guru di seluruh Indonesia," ujar dia.

Efekta menyediakan EF SET, dukungan teknis, dan laporan hasil tes tanpa biaya langsung bagi Kemdikdasmen. Tes ini juga dirancang untuk mengumpulkan tingkat kemahiran berbahasa Inggris berdasarkan data demografi dan latar belakang profesional guru.

Data tersebut akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merancang pelatihan yang lebih terarah. EF SET sebagai kanal uji kemahiran digunakan untuk mengetahui level para guru pada saat memulai program PKGSD-MBI, serta menjadi penentu kenaikan level guru setelah modul berhasil diselesaikan.

Berbeda dengan tahun lalu, kini program PKGSD-MBI menggunakan platform LMS yang dikembangkan oleh Kemdikdasmen di Ruang GTK pada Rumah Pendidikan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bahasa Inggris Mapel Wajib Kemdikdasmen

Terpopuler

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777